LHOKSEUMAWE- Wali Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Sayuti Abubakar, menyegel belasan sarang waled tidak beriizin di pusat Kota Lhokseumawe.
Penyegelan itu dilakukan untuk memastikan seluruh bisnis di Kota Lhokseumawe berjalan secara legal dan memiliki izin dari lembaga pemerintah.
Lokasi sarang waled yang disegel yaitu di Jalan Perdagangan, Jalan Perniagaan dan Jalan Los, Kota Lhokseumawe.
“Setiap aktivitas ekonomi di Kota Lhokseumawe berjalan sesuai aturan. Penangkaran sarang burung walet harus memiliki izin resmi dan tidak boleh melanggar zonasi yang telah ditetapkan,” ujar Sayuti Abubakar kepada wartawan di lokasi, Sabtu (4/5/2025).
Dia menyebutkan, bisnis dibolehkan di Lhokseumawe, hanya saja harus memenuhi perizinan. Sehingga tidak ada warga lain yang terganggu oleh aktivitas bisnis.
“Kita tidak anti investasi, tetapi semua harus sesuai aturan. Saya sudah minta Satpol PP untuk menertibkan seluruh penangkaran yang belum memiliki izin resmi. Ini bagian dari komitmen pemerintah kota dalam menegakkan tata kelola yang baik,” tegas Sayuti Abubakar.
Penertiban bisnis sarang waled itu untuk menegakan peraturan daerah atau Qanun Kota Lhokseumawe Nomor 1 tahun 2024 tentang Pajak Kota dan Retribusi Kota.
“Kami apresiasi pebisnis kooperatif. Berjanji segera mengurus izinnya. Kalau izinnya belum keluar, saya pastikan usahanya akan saya tutup. Izin juga kita proses dengan cepat,” pungkasnya.
|KOMPAS
ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengajak Partai Golkar memperkuat…
JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) tengah mengawal pelaksanaan kegiatan proyek Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP)…
LHOKSEUMAWE– Sebanyak puluhan kios, rumah dan pohon tumbang diternang angin kencang di Kota Lhokseumawe, Provinsi…
BANDA ACEH – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengajak generasi muda yang…
SIBORONG-BORONG – Calandra dan Sativa Management bersama Queen Parrona Hotel Siborong-Borong resmi menandatangani komitmen Budget…
LHOKSEUMAWE – Rangkaian Pekan Kreativitas Mahasiswa Nasional Universitas Malikussaleh Bidikmisi Competition (PKMN UBC) Jilid VI…
This website uses cookies.