ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh memindahkan 264 imigran Rohingya dengan rinician 117 laki laki dan 147 perempuan dari Pantai Sembilang, Desa Alue Bu Jalan Baroh, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, ke lokasi penampungan sementara di Lapangan Sepak Bola Seuneubok Rawang, lokasi penampungan sementara imigran etnis Rohingya di Kabupaten Aceh Timur.
Kepala Bidang Politik Pemerintahan dan Keamanan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Aceh Timur Syamsul Bahri di Aceh Timur, Selasa (7/1/2025) menyebutkan, lima truk disiapkan untuk mengangkut imigran itu.
Mereka akan bergabung dengan 137 rohingya lainnya yang telah lebih dulu menempati lokasi penampungan itu.
“Kami sudah koordinasikan dengan UNHCR untuk penanganan imigran itu. Mereka akan berada di lokasi penampungan hingga diputuskan UNHCR langkah berikutnya,” terang Syamsul Bahri.
Saat ini, polisi sedang menelusuri kedatangan dua kapal pembawa imigran Rohingya itu. Awalnya mereka berjumlah 274 orang. 10 orang diantaranya meninggal dunia selama diperjalanan.
Mereka sempat singgah di Pantai Langkawi, Malaysia. Namun otoritas laut Malaysia menolak kehadiran mereka. Sehingga, perahu yang mereka gunakan berlayar ke peraian Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.
“Selebihnya menjadi kewenangan UNHCR dalam penjagaan imigran,” pungaks Syamsul.
|KOMPAS
LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…
LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…
LHOKSUKON — Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa, meminta agar…
IDI RAYEUK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku kompleksitas masalah lapangan membuat pembangunan hunian…
Aceh Tamiang - Bupati Aceh Tamiang secara resmi meluncurkan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Program…
Padang— Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat…
This website uses cookies.