Categories: Polhukam

Drama Penculikan karena Hutang Rp 370 Juta di Aceh Timur

ACEH TIMUR– Tim Polres Aceh Timur, Provinsi Aceh menangkap lima pelaku penculikan terhadap DF (32) warga Desa Lueng Sa, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, Senin (2/92/2024. Penculikan sendiri dilakukan pada 18 Agustus 2024 di sebuah warung kopi di Desa Lueng Sa.

Kasatreskrim Polres Aceh Timur Iptu Adi Wahyu Nurhidayat dalam konferensi pers, menyebutkan kasus itu dilaporkan ke Polres Aceh Timur pada 19 Agustus 2024.

“Pelaku diduga membawa pistol jenis FN saat menculik korban bersama teman-temannya. Penyebabnya sakit hati pada korban karena hutang tak dibayar Rp 370 juta,” terangnya.

Hasil pemeriksaan, senjata yang digunakan ternyata jenis air soft gun. “Pemilik senjata MA (45). Setelah menculik korban, mereka meminta uang tebusan pada keluarga korban Rp 20 juta,” katanya.

Korban disekap di rumah pelaku selama empat hari.

Dia pun merincikan peran pelaku lainnya yaitu TA (48) sebagai peminta tebusan. MU (48) penyedia mobil untuk menculik korban, RI (42) dan RA (48) menjaga korban saat disekap dirumah MA

Keluarga korban sempat menyerahkan uang Rp 10 juta pada pelaku dari Rp 20 juta yang diminta.

“Kami sita barang bukti rantai besi, penutup wajah, uang Rp 10 juta, handphone, senjata soft gun dan dua mobil,” katanya.

Pelaku dijerat dengan pasal 328 sub pasal 333 ayat (1) jo pasal 368 ayat (1) jo pasal 56 dan pasal 480 ayat (2) kuhp dengan ancaman 12 tahun penjara.

“Sekarang mereka semuanya sudah ditahan dan pelaku sudah dibebaskan,’ pungkasnya.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

1 day ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

3 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

4 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

4 days ago

Begini Pengaturan WFH di Aceh Timur…

IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…

5 days ago

This website uses cookies.