Categories: Artikel

Kenduri Blang di Desa Cot Seurani Merajut Syukur dan Kebersamaan

ACEH UTARA- Warga Desa Cot Seurani, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara kembali menggelar tradisi tahunan Kenduri Blang dengan penuh semangat dan kebersamaan. Di tengah hamparan sawah bukan hanya menjadi momen untuk mensyukuri hasil panen padi yang melimpah, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga desa.

“Tradisi kenduri blang dilaksanakan disaat para petani hendak turun ke sawah, warga secara bersama-sama makan di lokasi tempatnya di tengah hamparan sawah,” kata Keuchik Cot Seurani, Fajri, Minggu (14/7/2024).

Dia mengatakan kegiatan ini lebih dari sekadar perayaan hasil panen. Ini adalah cerminan dari rasa syukur, kebersamaan, dan kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Selain itu, Kenduri blang bermakna kenduri sawah merupakan tradisi turun temurun yang masih melekat di kalangan masyarakat tradisi kenduri blang ini merupakan acara makan dan doa bersama saat akan memulai menanam padi dengan harapan hasil panen melimpah.

“Kenduri Blang selalu kita lakukan sebelum para petani turun kembali sawah. Bahkan dalam setahun dua kali kita lakukan,” kata Fajri.

Fajri mengatakan untuk makanan setiap warga membawa nasi dan ayam dan lalu di masak bersama dalam belanga besar yang di beri nama kuah blang, setelah semua tersaji warga menikmati makanan kenduri bersama-sama.

“Setelah melaksanakan kenduri blang atau syukuran ini para petani kembali turun ke sawah dan ditargetkan pada 15 Agustus 2024, para petani seluruhnya sudah melakukan semai benih di sawang masing-masing,” katanya.

Fajri mengatakan kenduri blang yang dilaksanakan ini berbeda dengan daerah lain. Dimana para petani yang membajak sawah disini mereka akan memberikan padi. Kemudian padi itu dijual dan nantinya akan dibeli ayam untuk dimasak dan dinikmati bersama-sama.

“Untuk kenduri blang kali ini ada 200 ekor ayam yang diberikan oleh para petani untuk dimasak sama-sama yang dinikmati para petani yang ada disini. Kenduri ini bukan khusus para petani di Desa Cot Seurani, bahkan petani di desa lain juga meramaikan kenduri blang ini,” pungkasnya.

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Genjot Pembangunan, Bupati Al-Farlaky Mulai Aspal Jalan Sungai Raya–Gajah Mentah

Gelontorkan 4,7 Milyar Anggaran Aceh Timur — Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus menggenjot pembangunan infrastruktur…

1 day ago

Perkuat Resiliensi Pasca-Bencana, Kolaborasi Multipihak Resmikan PLTS Atap di Masjid Nurul Iman Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG— Upaya memperkuat ketahanan energi sekaligus resiliensi masyarakat di wilayah rawan bencana terus dilakukan…

1 day ago

Bupati Al-Farlaky: Rp 15 Miliar Untuk Jalan Lintas Keude Geurubak Tahun 2027

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengatakan, pihaknya akan menggelontorkan…

3 days ago

Dukung Produktivitas Pembudidaya Ikan, Pupuk Indonesia Optimalkan Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Sumbawa

Sumbawa– PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memperkuat dukungan terhadap peningkatan produktivitas sektor perikanan melalui optimalisasi…

3 days ago

API Wilayah Aceh Gelar Kajian Bulanan Perdana, Bahas Jiwa dan Tahapan Perkembangan Manusia dalam Al-Qur’an

Asosiasi Psikologi Islam Wilayah Aceh menyelenggarakan Kajian Bulanan perdana dengan tema “Jiwa (Al-Nafs) dan Tahapan…

4 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terus Dorong Upaya Pemulihan Pasca Banjir Bandang “Galodo” di Kabupaten Solok

Solok – Penanganan pemulihan pasca bencana menjadi langkah yang harus masif dilaksanakan agar masyarakat dapat…

5 days ago

This website uses cookies.