Categories: News

PMI Aceh Utara Targetkan Pelayanan Terintegrasi pada Tahun 2027

Lhoksukon  – Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Utara menargetkan memiliki pelayanan yang terintegrasi, yaitu integrasi dengan RSUD/RS/Klinik seAceh Utara pada tahun 2027 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Ketua PMI Kabupaten Aceh Utara, Tantawi, dalam laporannya pada Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) tahun 2024 yang berlangsung di Markas PMI setempat, Lhoksukon, Jumat, 14 Juni 2024.

Pada tahun akhir kepengurusan 2027, kata dia, pihaknya akan fokus untuk satu tujuan, yaitu memiliki pelayanan yang terintegrasi dan dicintai masyarakat, yaitu integrasi dengan RSUD/RS/Klinik seAceh Utara.

Sebelumnya, Tantawi menyampaikan, pada tahun 2023 lalu PMI Aceh Utara telah memulai dengan penguatan kapasitas organisasi dan meningkatkan kerja sama kemitraan yang strategis meliputi pembaharuan tata kelola aturan, sistem, formalisasi dan legalisasi kemitraan serta manajemen bencana.

“Kami memulai dengan menguatkan kelembagaan, terutama merampungkan kepengurusan kecamatan, kita upayakan semaksimal mungkin. Alhamdulillah pada Oktober, kita telah melakukan PraPelantikan dan November kita lakukan Pelantikan untuk pengurus kecamatan seKabupaten Aceh Utara,” ungkapnya.

“Di samping itu juga kita lakukan pembenahan, tata kelola UDD dan Rumah Sakit, serta sistem manajemen dan juga pelaporan agar organisasi berjalan semaksimal mungkin,” tambah Tantawi.

Tantawi juga memaparkan Rencana Strategis PMI Kabupaten Aceh Utara 2022-2027. Tahun 2024 mulai dilakukan upaya meningkatkan pelayanan di segala bidang, seperti pengembangan manajemen dan modernisasi alat, pemutakhiran sistem manajemen organisasi, pelembagaan pelayanan sosial dan kesehatan.

“Ini kita upayakan agar pelayanan kemanusiaan yang dilakukan PMI berjalan semaksimal mungkin, dengan dukungan dan kemitraan, baik pemerintah daerah, perusahaan maupun masyarakat,” terangnya.

Jika target peningkatan pelayanan rampung pada tahun ini, lanjutnya, maka pada tahun 2025 pihaknya berupaya untuk menjadi organisasi mandiri, terdepan dan berkualitas baik dalam pelayanan diantaranya pengembangan mutu layanan, pengembangan unit usaha dan penguatan kapasitas Relawan.

Lebih lanjut, Tantawi menyebut, pada tahun 2026 diharapkan PMI Aceh Utara mampu melakukan peningkatan sumber daya baru dan tercapainya peningkatan pelayanan Kepalangmerahan.

“ini adalah langkah konkret untuk menjadikan PMI sebagai organisasi modern yang siap dan sigap dalam menghadapi bonus demografi dan tantangan perubahan iklim ke depan dan dinamika kemanusiaan lainnya,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Aceh Murdani Yusuf, mengatakan Mukerkab bertujuan untuk melaporkan kegiatan yang telah dilakukan dan merencanakan program kerja PMI Aceh Utara tahun 2024.

“Ini juga menjadi wadah silaturahmi pengurus, kita harapkan dengan sinergi dan kolaborasi dari forum ini akan muncul pandangan dan gagasan dalam bentuk program kerja pengembangan PMI Aceh Utara kedepannya,” kata Murdani saat membuka acara Mukerkab.

Mukerkab ini dihadiri oleh Dewan Kehormatan, jajaran Pengurus PMI Kabupaten Aceh Utara, Pengurus PMI Kecamatan serta perwakilan Relawan PMI, yakni Korps Sukarela (KSR), Tenaga Sukarela (TSR) dan Palang Merah Remaja (PMR).

|DIMAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Hadiri Khanduri Laot dan Santunan Anak Yatim, Bupati Al-Farlaky Ajak Sinergi Bangun Aceh Timur

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si menghadiri kegiatan Khanduri Laot…

19 minutes ago

Helikopter Water Bombing Padamkan Tumpukan Kayu Sisa Banjir di Aceh Utara

LHOKSUKON- Helikopter water bombing akhirnya berhasil memadamkan api di tumpukan kayu sisa banjir Desa Babah…

18 hours ago

Aceh Utara Usulkan 200 Formasi CPNS Tahun 2026

LHOKSUKON– Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mengusulkan sebanyak 200 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil…

2 days ago

Kontraktor Pembangunan Huntap Korban Banjir Mengeluh Harga Semen Mahal di Aceh Utara

LHOKSUKON – Kontraktor pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk penyintas banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi…

2 days ago

Bukti TJSL Berdampak Nyata dan Berkelanjutan: Rekind Raih 2 Penghargaan Top CSR Award 2026

JAKARTA | PT Rekayasa Indsutri (Rekind) memperoleh dua penghargaan di ajang Top CSR Awards 2026.…

2 days ago

Kebakaran Kayu Sisa Banjir Belum Dipadamkan, Warga Minta Diberi Alat Berat Agar Api Tidak Menyebar

LHOKSUKON– Memasuki hari ketiga, kebakaran kayu sisa banjir di Desa Babah Buloh, Kecamatan Sawang, Kabupaten…

2 days ago

This website uses cookies.