ACEH UTARA- Sekitar 25 hektare lahan persawahan di Kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara rusak parah akibat banjir mengalami puso atau gagal panen, Jumat (6/10) kemarin.
Camat Matangkuli, Edward, BA mengatakan selain lahan persawahan yang sedang tumbuh terendam banjir, terdapat juga beberapa ruas jalan sepanjang aliran sungai pirak tidak bisa dilewati.
“Itu berdasarkan laporan yang kita terima dari para keuchik,” kata Edward, BA saat dikonfirmasi siang ini.
Dia menyebutkan terdapat 828 KK dengan rincian 2.643 warga terdampak banjir yang tersebar di 12 desa yakni Gampong Leubok Pirak, Pante Pirak, Meunye Pirak, Tanjong Haji Muda, Hagu, Alue Tho, Ceubrek Pirak, Lawang Pirak, beuringen Pirak dan Punti Matangkuli.
“Hingga saat ini belum warga masih bertahan dirumah dan belum ada yang mengungsi,” katanya.
|DIMAS
ACEH UTARA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di SD Negeri 2 Dewantara,…
Medan– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan…
ACEH UTARA – Ratusan kepala keluarga (KK) penyintas banjir di Gampong Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan,…
ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengajak Partai Golkar memperkuat…
JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) tengah mengawal pelaksanaan kegiatan proyek Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP)…
LHOKSEUMAWE– Sebanyak puluhan kios, rumah dan pohon tumbang diternang angin kencang di Kota Lhokseumawe, Provinsi…
This website uses cookies.