LHOKSEUMAWE – Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Malikussaleh
mengimbau nelayan agar mewaspadai potensi gelombang hingga 1,5 meter di Perairan Aceh
“Gelombang hingga 1,5 meter berpotensi terjadi di Selat Malaka bagian Utara,” kata Prakirawan Stasiun BMKG Malikussaleh, Wiwit Nita Sari, kepada READERS, Rabu (17/8/2022).
Dia mengatakan kecepatan angin maksimum di perairan Selat Malaka bagian Utara mencapai 10-15 Knots atau 27,78 km/jam dan ketinggian gelombang 1,5 meter.
BMKG mengharapkan diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, misalkan perahu Nelayan dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter, Kapal Tongkang dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter.
Selanjutnya, Kapal Ferry kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter, Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter.
“Kita minta kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,”pintanya.
|RI|MUMU
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…
LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…
IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…
This website uses cookies.