LHOKSEUMAWE – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun I Sultan Iskandar Muda, mengeluarkan peringatan dini tentang angin kencang yang berpotensi melanda Aceh pada pekan depan.
Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun I Sultan Iskandar Muda, Zakaria mengatakan, angin kencang tersebut disebabkan karena adanya pertumbuhan awan cumulonimbus atau sering disebut sebagai awan CB.
“Apabila kita melihat dari hasil pemantauan, maka pekan depan banyak terdapat awan-awan CB yang bisa menyebabkan terjadinya angin kencang,” ujar Zakaria, Selasa, 28 Juni 2022.
Zakaria menambahkan, kecepantan angin tersebut diperkirakan mencapai 60 hingga 80 kilomter per jam, namun belum termasuk kategori ekstrem tapi sudah tergolong dalam kategori angin kencang.
Angin kencang tersebut berpotensi terjadi di wilayah pesisir barat dan selatan Provinsi Aceh dan untuk wilayah Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, berpotensi terjadinya angin puting beliung.
“Angin puting beliung juga berpotensi terjadi pada pekan depan untuk wilayah Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah,” tutur Zakaria.
Zakaria mengimbau masyarakat untuk mewaspadai terjadinya angin kencang tersebut, apabila sudah melihat awan yang tiba-tiba sudah berubah menjadi gelap, yang disertai dengan petir maka segera cari tempat berlindung yang aman.
“Kalau tiba-tiba sudah meliah awan berubah menjadi gelap, warna dasarnya putih, namun apabila sebagian terkena sinar matahari maka akan menimbulkan bayangan berwarna kelabu, maka segera cari tempat yang aman, itu merupakan ciri awan CB,” kata Zakaria.
|KHALIL
Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…
ACEH TIMUR | Pemulihan bencana di Aceh dibayangi manuver politik. Di tengah logistik pengungsi yang…
LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…
LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…
LHOKSUKON — Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa, meminta agar…
IDI RAYEUK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku kompleksitas masalah lapangan membuat pembangunan hunian…
This website uses cookies.