Categories: Parlemen

Banjir Meluas di Aceh Utara, TA Khalid : Negara Harus Turun Tangan

ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melansir data terbaru sebaran banjir dalam kabupaten itu, Rabu (5/1/2022) meluas hingga ke 15 kecamatan. Tercatat tiga orang meninggal selama lima hari terakhir. Belum diketahui data pasti kerusakan yang ditimbulkan oleh banjir kali ini.

Anggota DPR RI asal Aceh, TA Khalid, per telepon menyebutkan negara harus turun tangan mengatasi persoalan banjir tahunan yang terjadi di Aceh Timur dan Aceh Utara. Dua daerah itu kerap menghadapi musibah banjir delapan atau sepuluh kali dalam setahun.

“Negara harus buat perencanaan jangka panjang. Sudah puluhan tahun dua daerah di Aceh ini menghadapi ancaman banjir. Ini harus diselesaikan secara serius, agar rakyat jangan dirugikan terus menerus,” kata TA Khalid yang juga Ketua DPD Gerindra Aceh ini.

Dia menegaskan, persoalan butuh dana besar, sambung TA Khalid, negara yang harus menjamin. Jangan dibiarkan ke pemerintah kabupaten/kota yang mengalami krisis anggaran.

“Banjir ini benar musibah, tapi kan ada sebab musababnya. Masak iya, kita tak bisa mengatasinya secara permanen,” terangnya.

Dia berharap, pemerintah pusat segera hadir ke Aceh Utara dan Aceh Timur untuk mengatasi persoalan jangka panjang. “Bukan sebatas bantuan masa panik,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Hubungan Masyarakat, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Hamdani menyebutkan saat ini, halaman kantor bupati pun sudah dipasang tenda untuk tempat pengungsian sementara.

“Sudah meluas ke 15 kecamatan. Kita fokus pada penanganan korban banjir dulu, termasuk memastikan lokasi pengungsian dan logistiknya,” pungkas Hamdani.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terus Dorong Upaya Pemulihan Pasca Banjir Bandang “Galodo” di Kabupaten Solok

Solok – Penanganan pemulihan pasca bencana menjadi langkah yang harus masif dilaksanakan agar masyarakat dapat…

12 hours ago

Mengenal Calandra & Sativa Hotel Management

Tumbuh Bersama Industri Perhotelan Indonesia Mengenal perjalanan Calandra & Sativa Hotel Management, sebuah nama yang…

12 hours ago

Serapan Dana untuk Bencana Aceh Minim, Lhokseumawe Baru 34 Miliar dari 124 Miliar

LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh mengakui serapan dana tambahan transfer ke daerah (TKD) untuk…

12 hours ago

Dukung Kebersihan Lingkungan dan Pelayanan Masyarakat, PIM Serahkan Bantuan Truk Sampah untuk Kabupaten Aceh Utara

ACEH UTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menyerahkan bantuan 1 (satu) unit truk pengangkut…

1 day ago

Rekind Siapkan Konsep EPC Dukung Penanganan Sampah di Kota Bandung

Kompetensi PT Rekayasa Industri (Rekind) di bidang EPC Industrial Process tak hanya hadir di sektor…

2 days ago

Seteru Air Bersih di Lhokseumawe…

LHOKSEUMAWE- Sebanyak 1.582 sambungan rumah di Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, terhenti suplai…

2 days ago

This website uses cookies.