Categories: News

Biaya Tes PCR Covid-19 Rp 500 Ribu, Itu Seharga Tiket Pesawat …

LHOKSEUMAWE – Biaya tes polymerase chain reaction (PCR) virus Covid-19 untuk masyarakat yang melakukan perjalanan di Rumah Sakit TNI Angkatan Darat, Kota Lhokseumawe mulai kemarin sudah sesuai dengan intruksi Presiden RI, Joko Widodo yaitu sebesar Rp 500.000 untuk sekali tes PCR.

Dibutuhkan waktu enam jam untuk mengetahui hasil tes tersebut. Kepala Rumah Sakit TNI Angkatan Darat, Lhokseumawe, Mayor CKM dr Arief Puguh, dihubungi per telepon, Rabu (18/8/2021) menyebutkan, biaya tes itu hanya untuk masyarakat yang berpergian. Sedangkan untuk upaya pemeriksaan lainnya bekerjasama dengan polisi dan Dinas Kesehatan Lhokseumawe dilakukan secara gratis. Termasuk biaya pemeriksaan PCR untuk pasien Covid-19 juga gratis.

“Kalau tracing itu gratis. Yang bayar itu hanya untuk masyarakat yang berpergian dan memerlukan hasil tes PCR,” kata Arief.

Dia menyebutkan, dalam sehari rumah sakit itu bisa memeriksa 70 sampel virus Covid-19. “Untuk Lhokseumawe dan Aceh Utara, hanya rumah sakit kita satu-satunya tempat tes PCR. Kami pastikan intruksi presiden, dilanjutkan dengan intruksi Kasad, sudah berjalan di rumah sakit ini,” katanya.

Dia menegaskan, pelayanan pasien Covid-19 di Lhokseumawe juga berlangsung terkendali. Sebagian tes PCR dilakukan untuk kebutuhan rumah sakit rujukan yang memeriksa sampel pasien Covid-19 seperti Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara.

“Sehari bisa 70 sampel. Itu semuanya dari masyarakat umum maupun pasien yang ditangani rumah sakit rujukan. Jadi, bukan hanya yang kita tangani saja, rumah sakit lain juga bekerjasama dengan kita untuk memeriksa sampel dengan metode PCR,” terangnya.

Dia mengimbau masyarakat Lhokseumawe tetap menjalankan protokol kesehatan, sehingga penyebaran virus Covid-19 bisa ditekan. “Saya imbau patuhi protokol kesehatan, untuk diri sendiri dan untuk masyarakat di sekitar kita,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang masyarakat Kota Lhokseumawe, Mulyadi, meminta agar Presiden Joko Widodo bisa menekan harga tes PCR. “Kalau Rp 500.000 itu masih mahal. Sudah seharga tiket pesawat dari Lhokseumawe ke Medan. Jadi, kita harap presiden bisa tekan lebih murah lagi, bisa seharga tes rapid antigen seharga Rp 200.000,” pungkas Mulyadi.

|KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pakar UI Ajak Mahasiswa Kenali Consent dan Lawan Kekerasan Digital

Lhokseumawe — Meningkatkan kesadaran terhadap kekerasan seksual di ruang digital menjadi fokus Kuliah Umum Program…

7 hours ago

Baru 1 Tahun 5 Bulan, Mualem Copot Mantan Jubir Pemenangan dari Direksi PT PEMA

BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, selaku pemegang saham utama…

9 hours ago

Lagi, Bupati Al-Farlaky Toreh Penghargaan ILMA 2026, Inovasi Fiskal dan Penanganan Bencana

Denpasar – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., terpilih sebagai salah satu penerima…

1 day ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Keandalan Operasional di Riau, Wakil Direktur Utama Tinjau Fuel Terminal Sei Siak

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat keandalan operasional dan…

1 day ago

Jelang Musim Tanam, Pupuk Indonesia Siapkan 1,81 Juta Ton Stok Pupuk Nasional

Jakarta,– PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan ketersediaan stok pupuk nasional sebanyak 1,81 juta ton dapat…

1 day ago

Serapan TKD Bireuen Nol Persen, Anggaran Rp33,1 Miliar Belum Terealisasi

BANDA ACEH – Kabupaten Bireuen tercatat sebagai daerah dengan realisasi Transfer ke Daerah (TKD) tambahan…

2 days ago

This website uses cookies.