LHOKSEUMAWE – Video selebram Herlin Kenza di sebuah toko grosir pakaian Pasar Inpres, Kota Lhokseumaee, Jumat (16/7/2021) menyebabkan kerumunan ratusan warga. Peristiwa itu diduga melanggar PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro yang diberlakukan hingga 20 Juli 2021 mendatang.
Selebram ini memposting video dirinya datang ke Lhokseumawe lewat @herlinkenza. Dalam video itu terlihat dia menaiki mobil Alpard warna putih dan dikawal aparat keamanan berpakaian dinas. Setiba di toko grosir itu dia turun bak artis dengan berjalan di atas karpet.
Ratusan orang remaja putri an ibu-ibu terlihat berkeruman menyambutnya. Mereka berhimpitan dan tidak mengenakan masker. Selebram ini dikenal dengan pengawal pribadi kemana pun dia pergi. Video itu pun menuai protes dari netizen.
Jurubicara Satuan Tugas Covid-19 Kota Lhokseumawe, Marzuki, menyebutkan dirinya belum menerima informasi apakah tim lapangan mengetahui kejadian pelanggaran protokol kesehatan itu.
“Kalau dilihat dari videonya jelas itu pelanggaran. Kita minta warga masyarakat patuh protokol kesehatan. Apalagi kita masih berlaku PPKM Mikro hingga 20 Juli 2021,” kata Marzuki.
Dia mengajak semua masyarakat dan pengusaha patuh pada protokol. Saat ditanya, sanksi apa yang akan diberikan buat grosir pakaian itu, Marzuki mengatakan belum mengetahui detailnya. “Apakah tim lapangan sudah menggelar rapat buat sanksinya saya belum tahu. Nanti akan kita lihat hasil analisa tim lapangan. Karena peristiwanya kan kemarin terjadinya,” kata Marzuki.
|KCM
LHOKSEUMAWE – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lhokseumawe menegaskan akan menempuh langkah hukum terkait dugaan penganiayaan terhadap…
LHOKSEUMAWE – Kasus Syukri (48), petani asal Gampong Bayi, Dusun Rubiah, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh…
BANDA ACEH — Kabar baik bagi masyarakat dan wisatawan yang sedang mencari penginapan nyaman dengan…
ACEH UTARA – Insiden yang menimpa Haiqal saat pertandingan turnamen sepak bola di Kecamatan Tanah Luas…
ACEH UTARA – Wartawan Beritamerdeka.net, Haikal Alfikri, mengungkap kronologi dugaan pemukulan terhadap dirinya oleh dua oknum…
ACEH UTARA - Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Habitat for Humanity Indonesia memperkuat kapasitas masyarakat…
This website uses cookies.