LANGSA – Pemerintah Kota Langsa, menghentikan proses belajar mengajar tatap muka sejak besok, Senin, 5 Oktober 2020. Penghentikan proses belajar mengajar tatap muka itu menyusul bertambahnya jumlah pasien positif terpapar virus corona atau Covid-19.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Langsa, Yanis, dihubungi per telepon, Minggu (4/10/2020) menyebutkan, kebijakan itu terpaksa diambil untuk antisipasi penyebaran virus corona di lembaga pendidikan.
“Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, per 28 September 2020 sudah menyurati semua pihak untuk mulai melakukan kegiatan belajar dari rumah terhitung besok. Langsa itu berada dalam peta orange zonasi pendidikan. Kita ingin semua pelajar aman,” katanya.
Proses belajar dari rumah berlaku untuk semua jenjang pendidikan dari SD, SMP, SMA sederajat. Dia menyebutkan, kebijakan itu diambil setelah menggelar rapat dengan forum pimpinan daerah.
“Sejauh ini 119 warga dinyatakan positif dari jumlah itu 28 warga sembuh, sisanya masih dalam perawatan dan sebagian besar isolasi mandiri di rumah masing-masing,” katanya.
Dia mengimbau semua masyarakat patuh pada protokol kesehatan, seperti rajin mencuci tangan, mengenakan masker dan menjaga jarak. “Kami ajak semua pihak memutus rantai penyebaran virus dengan disiplin diri sendiri terhadap protokol kesehatan,” pungkasnya.
|KCM
Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…
ACEH TIMUR | Pemulihan bencana di Aceh dibayangi manuver politik. Di tengah logistik pengungsi yang…
LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…
LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…
LHOKSUKON — Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa, meminta agar…
IDI RAYEUK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku kompleksitas masalah lapangan membuat pembangunan hunian…
This website uses cookies.