Categories: News

Halo, Mulai Pekan Depan Masuk Aceh Wajib Bawa Surat Hasil Rapid Test Corona

ACEH TAMIANG– Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, memperketat jalur masuk jalan darat dari Provinsi Sumatera Utara ke Provinsi Aceh. Seluruh masyarakat yang masuk ke Provinsi Aceh lewat jalur Aceh Tamiang harus membawa surat hasil rapid test atau swab dari rumah sakit atau layanan kesehatan sejak pekan depan. Jika tidak, maka masyarakat dilarang melanjutkan perjalanan.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Agusliana Devita, lewat keterangan tertulisnya, Selasa (7/7/2020) menyebutkan, bagi warga dari arah Medan harus menyertakan surat hasil rapid test atau swab.

Sedangkan bagi warga yang keluar dari Aceh harus membawa surat keterangan sehat dan surat berpergian dari kepala desa.

“Posko perbatasan Medan-Aceh ada dua yaitu posko di Terminal Aceh Tamiang dan Posko Timbangan Perbatasan Aceh Tamiang. Kedua posko ini akan dilakukan pemeriksaan khusus untuk pengendara yang mau keluar dan masuk Aceh. Ini sesuai dengan intruksi dari Pemerintah Provinsi Aceh,” kata Agusliana.

Dia mengimbau, seluruh masyarakat memahami aturan ini sehingga tidak kecewa karena dilarang melanjutkan perjalanan.

Tujuannya memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

“Kami harap ini dipahami masyarakat. Sehingga melengkapi surat-surat yang dibutuhkan sebelum berpergian,” katanya.

Dia menyebutkan, pos Aceh Tamiang merupakan jalur terpadat keluar-masuk Provinsi Aceh. Po situ akan dilengkapi dengan tenaga medis untuk memeriksa suhu tubuh pengendara. Jika suhu tubuh pengendara dinyatakan tidak sehat oleh tenaga medis, tim akan melakukan rapid test. “Jika hasilnya reaktif, langsung dilanjutkan dengan tes swab di RSUD Aceh Tamiang,” pungkasnya.

Per hari ini, sebanyak 87 positif terpapar corona di Aceh, sebanyak 40 sembuh, 44 dirawat di rumah sakit, dan tiga meninggal dunia.

|KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Bupati Al-Farlaky: Rp 15 Miliar Untuk Jalan Lintas Keude Geurubak Tahun 2027

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengatakan, pihaknya akan menggelontorkan…

2 days ago

Dukung Produktivitas Pembudidaya Ikan, Pupuk Indonesia Optimalkan Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Sumbawa

Sumbawa– PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memperkuat dukungan terhadap peningkatan produktivitas sektor perikanan melalui optimalisasi…

2 days ago

API Wilayah Aceh Gelar Kajian Bulanan Perdana, Bahas Jiwa dan Tahapan Perkembangan Manusia dalam Al-Qur’an

Asosiasi Psikologi Islam Wilayah Aceh menyelenggarakan Kajian Bulanan perdana dengan tema “Jiwa (Al-Nafs) dan Tahapan…

3 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terus Dorong Upaya Pemulihan Pasca Banjir Bandang “Galodo” di Kabupaten Solok

Solok – Penanganan pemulihan pasca bencana menjadi langkah yang harus masif dilaksanakan agar masyarakat dapat…

4 days ago

Mengenal Calandra & Sativa Hotel Management

Tumbuh Bersama Industri Perhotelan Indonesia Mengenal perjalanan Calandra & Sativa Hotel Management, sebuah nama yang…

4 days ago

Serapan Dana untuk Bencana Aceh Minim, Lhokseumawe Baru 34 Miliar dari 124 Miliar

LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh mengakui serapan dana tambahan transfer ke daerah (TKD) untuk…

4 days ago

This website uses cookies.