Categories: News

Dyah ke Pemuda Beurawe, Kampanyelah…

Banda Aceh – Wakil Ketua Gugus Tugas Covid-19 Aceh, Dyah Erti Idawati, mengajak para Pemuda Gampong Beurawe, untuk ikut bersama pemerintah dalam hal mengampanyekan gerakan melawan covid-19 di Aceh.

“Mari bersama ikut dalam gerbong pemerintah untuk mengampanyekan gerakan melawan covid. Saya pikir ini juga menjadi area anak muda, karena kalau yang ngomong orang tua pasti susah didengarkan,” kata Dyah saat berjumpa dengan pemuda Beurawe di Banda Aceh, Kamis 21/05 sore.

Atas nama pribadi Dyah mengapresiasi pemuda Beurawe. Kegiatan membangunkan sahur yang mereka lakukan dan kemudian viral merupakan cara baru dalam menyiarkan Islam khususnya dalam konteks bulan Ramadhan.

“Aktifitas kalian berhasil menjadi sorotan orang-orang di seluruh seluruh Aceh bahkan Indonesia. Saya pikir atensi kalian untuk membantu pemerintah dalam pengendalian covid-19 sangat dibutuhkan,” kata Dyah.

Cara-cara kampanye seperti menyanyikan lagu islami, kata Dyah, bakal lebih membekas di tengah masyarakat.

Menanggapi hal itu, Badrun Nafis, pencipta lirik Watee ka Sahoe yang kemudian viral saat dinyanyikan Remaja Masjid al-Furqan Beurawe, mengatakan dirinya akan mencoba merangkai lirik yang berisi pesan-pesan terkait ajakan melawan covid-19.

“Kami bisa mencoba untuk menulis liriknya. Insya Allah dalam beberapa waktu ini,” kata Nafis.

Nisfun Nahar, vokalis yang menyanyikan lagu Watee ka Sahoe, mengatakan lirik lagu itu diciptakan kakaknya Badrun Nafis pada tahun 2010 silam. “Sebelumnya membangunkan sahur dilakukan dengan cara tidak sopan. Banyak warga yang komplain makan timbul inisiatif menciptakan syair sesopan mungkin,” kata dia.

Lima tahun barselang, saat generasi mereka yang menjadi remaja masjid di Beurawe, kebiasaan membangunkan sahur dengan syair yang enak didengar dilanjutkan. “Saat itu kami sama sekali tidak berpikir akan viral.

Sebenarnya, kata dia, pada Ramadan tahun lalu, lagu Watee ka Sahoe sudah pernah viral, namun tidak seviral tahun ini. “Viralnya di 20 Ramadan. Kalau di Beurawe 20 Ramadan malam terakhir kami bangunkan orang sahur, karena di Ramadan 21 sudah itikaf, qiamullail.”

“Alhamdulillah pada tahun ini viral lagi. Masyarakat Indonesia menanti kegiatan kami ini,” kata Anis, sapaan Nisfun Nahar, lagi.

Mereka berharap apa yang mereka lakukan di Masjid al-Furqan Beurawe bisa dicontoh remaja-remaja masjid lainnya di seluruh Indonesia.

|RI

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Viral, Oknum Satpol PP Kantongi Rokok Pedagang Saat Razia di Aceh Utara

LHOKSUKON – Dua oknum petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP &…

14 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Masif Dorong Pemulihan Pasca Banjir Padang, Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat Terdampak

Padang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus dorong upaya pemulihan pasca…

20 hours ago

Bupati Al-Farlaky Hadiri Forum Pemda, Bahas Program Prioritas Nasional

Batam – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menghadiri Forum Komunikasi Pemerintah Daerah…

20 hours ago

Semen Mulai Tersedia di Aceh, Harga Masih Mahal Rp 80.000 Per Sak

LHOKSUKON – Semen mulai tersedia di sejumlah toko di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe,…

2 days ago

Kemenkeu Tambah DAU 2026 untuk 20 Daerah di Aceh, Bukan Perjuangan Satu Daerah

BANDA ACEH—Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menambah alokasi Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026…

2 days ago

2 Sumur Bor Semburkan Gas dan Air Setinggi 40 Meter di Aceh Timur, Bupati Turun Tangan

IDI - Sumur bor yang baru saja digali di Desa Matang Keupula Sa dan Desa…

4 days ago

This website uses cookies.