LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe memperbanyak rapid test di sejumlah fasilitas publik seperti kafe, pasar dan lain sebagainya, sejak 12 Mei 2020.
Tim Gugus Tugas Covid-19 Lhokseumawe dipimpin langsung Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, mendatangi sejumlah kafe untuk meminta masyarakat dan pekerja kafe mengikuti rapid test.
“Semalam ada dua kafe. Masing-masing tujuh orang per kafe yang kita tes. Dari pekerja sampai pengunjung. Saya senang kafe mulai tertib dengan penerapan jarak satu sampai satu meter antar pengunjung,” kata Suaidi Yahya, Rabu (13/5/2020).
Dia menyebutkan, semua pengunjung yang dites menunjukan hasil non-reaktif. Rapid test massal di lokasi keramaian sambung Suaidi terus digelar untuk mendeteksi dini warga yang terpapar virus corona tersebut.
“Jika ditemukan hasilnya reaktif, maka kita akan karantina selama 14 hari, sembari diambil sampel swab untuk memastikan apakah benar positif atau tidak corona. Kami berharap seluruh masyarakat Lhokseumawe sehat selalu dan tidak ada yang bertambah lagi warga terkena corona,” sebut politisi Partai Aceh itu.
Rapid test akan dilakukan setiap malam di kota itu untuk menyasar pengunjung kafe dan sejumlah lokasi keramaian.
Dia meminta masyarakat patuh pada anjuran pemerintah berupa menjaga jarak, cuci tangan dan mengenakan masker. “Saya minta kesadaran masyarakat. Semua kita lakukan ini untuk melindungi masyarakat dari corona, memutus rantai penyebaran. Jadi ini untuk kebaikan kita semua,” pungkasnya.
Sejauh ini, Lhokseumawe merupakan kasus pertama pasien positif corona meninggal dunia di Aceh. Saat ini, tercatat 17 positif di Aceh, 13 diantaranya sembuh, satu meninggal dunia dan tiga lainnya dalam perawatan medis di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Banda Aceh.
|KC
LHOKSUKON – Sejumlah penyintas banjir di Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi…
Padang – Pertamina Patra Niaga melaksanakan kegiatan Management Walkthrough (MWT) pada 1 s.d 3 Juni…
LHOKSUKON – Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…
PEUREULAK – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Timur, Lismawani Iskandar Al-Farlaky, melakukan kunjungan kerja…
ACEH UTARA– Sebanyak 58 unit hunian sementara (huntara) yang tersebar di empat desa di Kecamatan…
ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menyiapkan anggaran sekitar Rp58 miliar untuk pembayaran Gaji…
This website uses cookies.