Categories: News

Wali Kota Bogor Kagumi Kuliner dan Keramahan Masyarakat Aceh

Banda Aceh- Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, mengatakan Aceh daerah luar biasa dan menakjubkan. Ia mengaku kagum pada tiga hal yakni kuliner, keramahan, dan persatuan masyarakat Aceh.
“Ada tiga hal yang membuat Aceh luar biasa bagi saya.  Pertama kulinernya,” kata Bima pada saat makan malam bersama Pemerintah Aceh, di Pendopo Gubernur Aceh, Kamis, (23/1).
Menurut Bima, makanan Aceh sangat lah enak.”Kalau kata pak Wali Kota Banda Aceh tadi, cuman ada tiga rasa makanan Aceh, enak, enak sekali dan euuenak,” kata dia.
“Semuanya enak sekali, tadi mencicipi di Banda  Seafood, di situ enak. Kemudian, waktu pertama mendarat kami mencicipi makan siang Lem Bakrie, di situ juga enak dan malam ini kami disuguhkan lagi dengan sangat lezat,” kata Bima. Selain makanan, Bima juga mengaku sangat menyukai dan menikmati kopi Aceh.
Kemudian, kata Bima, ia juga merasa takjub dengan sifat ramah tamah masyarakat Aceh. “Apalagi kita lihat dari kejauhan di warung kopi, tertawa terbahak-bahak, kami merasakan keramahan itu,” kata Wali Kota Bogor dua periode itu.
Selain dua hal itu, Bima juga merasa kagum dengan nilai persatuan masyarakat Aceh. Menurutnya, kemauan Aceh meninggalkan konflik serta kembali merajut persatuan dan perdamaian dalam pembangunan merupakan inspirasi bagi nya.
“Saya merasakan sekali bagaimana kebersamaan ini mengubah wajah Aceh pasca konflik. Kalau kita menjauhkan perbedaan dan konflik Insya Allah kita bisa maju,” kata Bima Arya.
Dalam kesempatan itu, Bima berterimakasih kepada Pemerintah dan rakyat Aceh yang telah memberi ruang bagi masyarakat Sunda yang melakukan aktivitas di Aceh.
Bima mengatakan, kedatangannya ke Aceh merupakan kunjungan balasan, setelah sebelumnya Pemerintah Aceh berkunjung ke Balai Kota Bogor. Ia mengatakan, kunjungan tersebut juga dirangkai dengan sejumlah rencana kerjasama.
Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Teuku Ahmad Dadek, mengatakan, Aceh dan Sunda memiliki hubungan baik dan ikatan emosional. Secara historis, kata dia, Raja terakhir Aceh, Teuku Muhammad Daud Syah juga memiliki istri orang Sunda.
“Kini, keturunan Sultan terakhir Aceh juga berada di sana,” kata Dadek.
Cut Nyak Dhien, kata Dadek, terlebih dulu diasingkan ke Bogor sebelum dibawa ke Sumedang. Selain itu, kata Dadek, masyarakat Sunda juga mempunyai andil besar dalam membantu masyarakat Aceh yang terkena musibah tsunami 2004 silam.
Oleh karena itu, Dadek berharap hubungan Aceh dan Bogor dapat terus dijaga, terutama dalam hal kerjasama bidang pembangunan.
Ikut hadir dalam pertemuan itu, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, Ketua Dharmawanita Aceh Safrida Yuliani, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin dan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto. |RI
Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Realisasi Tambahan TKD Lhokseumawe Baru Rp 34 M dari Rp 124 M

KOTA LHOKSEUMAWE – Kota Lhokseumawe mencatat total tambahan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp124,97 miliar berdasarkan realisasi per 24 September…

6 hours ago

Bupati Aceh Timur Tambah Anggaran Rp 1 Miliar, Pengaspalan Jalan Kota Idi Tahap Dua Dilaksanakan Akhir Tahun

Aceh Timur,IDI –Kabar baik bagi masyarakat Kota Idi. Setelah tahap pertama pengaspalan Jalan Kota Idi…

6 hours ago

Rangkaian Pertamina SMEXPO 2026 Resmi Dimulai

Pekanbaru, 25 September 2026 - PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Downstream - PT Pertamina Patra…

23 hours ago

Pupuk Indonesia Perkuat Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Perikanan di Pangkep

Pangkep – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memperkuat penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor perikanan di…

24 hours ago

Menikmati Tapanuli dari Balkon Kamar, Konsep “Cool Escape” Queen Parrona Hotel by Sativa

Siborongborong — Menikmati keindahan Tapanuli tidak selalu harus dilakukan dengan mengunjungi berbagai destinasi wisata. Bagi…

2 days ago

Hoax Terbantahkan! Bupati Al-Farlaky Ternyata Selalu Temui Pendemo, Bahkan Video Call Saat di Luar Daerah

Aceh Timur–Beredar isu Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menghindari pendemo adalah hoax dan tidak…

3 days ago

This website uses cookies.