ACEH TIMUR – Sebanyak dua gajah jinak mengusir kawasan gajah liar di Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (20/11/2019). Pengusiran itu dilakukan oleh tim Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh.
Kapolsek Ranto Peureulak, Aceh Timur, Iptu Wisnu Bramantyo, dihubungi per telepon, menyebutkan dua gajah jinak itu milik BKSDA didatangkan dari Saree, Kabuparen Aceh Besar dan Aceh Timur.
“Kawanan gajah yang berada di perkebunan warga di Dusun Sara Nyala, Desa Seumanah Jaya digiring ke kawasan Bukit Seribu. Kawasan perbukitan itu penuh hutan. Penggiringan ini direncanakan lima hari,” kata Kapolsek.
Sebelumnya, laporan dari petani kawanan gajah mulai masuk ke perkebunan dan merusak sejumlah tanaman seperti pisang, coklat, pinang, dan lain sebagainya. Selain itu, petani juga tidak berani ke kebun jika masih ada kawanan gajah liar tersebut.
Seterusnya, sambung Kapolsek, keluhan petani itu disampaikan ke polisi dan dilanjutkan ke BKSDA Aceh Timur. “Semoga ke depan gajah liar itu tidak lagi masuk perkebunan penduduk dan penduduk kembali ke perkebunan untuk bertani,” pungkasnya.
|KCM
IDI– Sebanyak 350 petani sawit swadaya di Kabupaten Aceh Timur mendapat bantuan rehabilitasi kebun kelapa…
ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., memimpin rapat koordinasi bersama…
ACEH UTARA – Personel Polres Lhokseumawe memusnahkan sekitar 3.000 batang ganja yang ditanam di lahan…
LHOKSEUMAWE - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Aceh menemukan sejumlah permasalahan terkait realisasi anggaran pada…
ACEH UTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) kembali menggelar kegiatan Khitanan Massal (Sunat Rasul)…
Peureulak – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh…
This website uses cookies.