ACEH TIMUR – Sebanyak dua gajah jinak mengusir kawasan gajah liar di Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (20/11/2019). Pengusiran itu dilakukan oleh tim Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh.
Kapolsek Ranto Peureulak, Aceh Timur, Iptu Wisnu Bramantyo, dihubungi per telepon, menyebutkan dua gajah jinak itu milik BKSDA didatangkan dari Saree, Kabuparen Aceh Besar dan Aceh Timur.
“Kawanan gajah yang berada di perkebunan warga di Dusun Sara Nyala, Desa Seumanah Jaya digiring ke kawasan Bukit Seribu. Kawasan perbukitan itu penuh hutan. Penggiringan ini direncanakan lima hari,” kata Kapolsek.
Sebelumnya, laporan dari petani kawanan gajah mulai masuk ke perkebunan dan merusak sejumlah tanaman seperti pisang, coklat, pinang, dan lain sebagainya. Selain itu, petani juga tidak berani ke kebun jika masih ada kawanan gajah liar tersebut.
Seterusnya, sambung Kapolsek, keluhan petani itu disampaikan ke polisi dan dilanjutkan ke BKSDA Aceh Timur. “Semoga ke depan gajah liar itu tidak lagi masuk perkebunan penduduk dan penduduk kembali ke perkebunan untuk bertani,” pungkasnya.
|KCM
Pekanbaru, 25 September 2026 - PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Downstream - PT Pertamina Patra…
Pangkep – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memperkuat penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor perikanan di…
Siborongborong — Menikmati keindahan Tapanuli tidak selalu harus dilakukan dengan mengunjungi berbagai destinasi wisata. Bagi…
Aceh Timur–Beredar isu Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menghindari pendemo adalah hoax dan tidak…
LHOKSEUMAWE- Sejumlah warga Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh mempertanyakan bantuan banjir yang tak kunjung dicairkan oleh…
ACEH UTARA — Kesempatan bagi masyarakat Aceh Utara untuk ikut berkontribusi dalam pengelolaan Baitul Mal…
This website uses cookies.