ACEH TENGGARA | Bencana banjir yang melanda dua desa di Kecamatan Bambel Kabupaten Aceh Tenggara meninggalkan dampak yang memilukan bagi warga yang tertimpa musibah itu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara menyatakan tanggul jebol menjadi penyebab banjir merendam dua desa.
Terlihat rumah warga penuh lumpur dan sebagian pelajar tak bisa sekolah. Salah satu diantaranya Ayu (15).
“hari ni saya tidak pergi kesekolah karena sekolah saya (SDN 1 Kuning) juga terkena banjir tadi malam,” kata Ayu (05/11/19).
Sedikitnya ada tiga sekolah yang terendap lumpur diantaranya SDN 1 Kuning,SDN Pinding dan Pesantren Pinding.
“Kami hanya bisa menerima kondisi ini dan berharap agar pemerintah lebih aktif mengantisipasi hal-hal yang bisa menyebabkan terjadinya banjir” terang mamak Ayu.
Sementara itu, Kabid Pencegahan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, Dona, mengatakan sudah selesai memperbaiki tanggul yang jebol tersebut menggunakan alat berat.
“Alhamdulillah sejak kemarin malam kami bekerja sampai saat ini, tanggul jebol yang menyebabkan meluluapnya air sungai, sudah bisa kami perbaiki,” pungkas Dona.
|EDO
ACEH TIMUR - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur, Rizalihadi mengatakan dalam…
LHOKSUKON- Ratusan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merubah status pekerjaan untuk merubah data dsil…
Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…
ACEH TIMUR | Pemulihan bencana di Aceh dibayangi manuver politik. Di tengah logistik pengungsi yang…
LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…
LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…
This website uses cookies.