Categories: News

Kegetiran Susi di Pedalaman Aceh Timur

SUSI Handayani memiliki cita-cita untuk menjadi guru pengajian di dayah (Pesantren). Susi merupakan seorang remaja perempuan yang berusia 14 tahun asal Dusun Ujoeng Blang, Gampong Persiapan Jambo Leubok, Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur.

Ayah Susi Handayani, Syamidi B Abusyamsyah, telah meninggal dunia sejak tahun 2016 lalu. Kepergian Syamidi meninggalkan seorang istri Nurhayati dan tiga anaknya yaitu Juniar (25), Ambri Masjidan (19) dan Susi Handayani (14).

Anak pertama Nurhayati, Juniar, telah berumah tangga dan kini tinggal di Desa Alue Ie Mirah, Kecamatan Pante Bidari, kabupaten setempat. Karena tidak memiliki rumah, Nurhayati bersama Susi dan Ambri kini tinggal di rumah Juniar untuk sementara waktu.

Nurhayati mengatakan, kehidupannya saat ini sangat miris dan memperihatinkan. Jangankan untuk membangun rumah, untuk menyekolahkan anaknya saja sangat sulit. Rumah sebelumnya yang mereka tempati di Gampong Persiapan Jambo Leubok merupakan rumah milik orang dan sudah dipakai kembali pemiliknya.

“Sebelumnya saya bekerja sebagai babu tukang cuci pakaian di Banda Aceh untuk kebutuhan sehari-hari anak saya. Sekarang tinggal di rumah anak saya untuk sementara sebagai persinggahan. Saya tau kondisi ekonomi anak saya juga sama seperti saya,” kata Nurhayati.

Nurhayati menyampaikan hal itu saat dikunjungi oleh Ketua Lembaga Acheh Future, Razali Yusuf, Selasa (8/10/2019). Acheh Future adalah lembaga yang bergerak di bidang sosial.

Dalam rangka Acheh Future Peduli, Razali Yusuf berinisiatif membantu Susi Handayani untuk mewujudkan cita-citanya. Susi diantar oleh tim Acheh Future untuk mondok di Dayah Baitul Huda Al Aziziyah yang beralamat di Desa Paya Naden, Kecamatan Madat.

“Insyaallah kita akan berupaya membantu fasilitas untuk adik Susi Handayani. Dalam hal ini kita turut prihatin dengan kondisi yang dialaminya saat ini. Kita berdoa semoga cita-cita Susi menjadi guru ngaji terwujud,” kata Razali Yusuf.

Razali Yusuf menuturkan, pihaknya selama ini juga sering membantu santri-santri pesantren yang benar-benar kurang mampu untuk diberikan fasilitas berupa kitab bantuan dari para donasi yang disalurkan melalui lembaganya. |MAL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Gerak Cepat Salurkan Bantuan Penanggulangan Asap di Kerumutan, Pelalawan

Pelalawan– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) gerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan upaya…

19 hours ago

Tak Ada Pen, Syukri Pulang: Patah Tulang Harus Menunggu Sepekan di Aceh Utara?

ACEH UTARA — Bukan hanya rasa sakit akibat tulang kaki yang patah yang harus ditahan…

1 day ago

3 Pemain Bola Disambar Petir, 1 Tewas, 2 Kritis di Aceh Timur

IDI – Sebanyak tiga pemain bola di Desa Pante Panah, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh…

2 days ago

Dosen PPPK Jadi PNS Langsung Tanpa Tes, Prabowo Perlu Tiru Kebijakan Era SBY

Wacana alih status dosen berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil…

2 days ago

Bupati Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

Aceh Timur– Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I,M.Si memimpin rapat percepatan pembangunan hunian tetap…

3 days ago

Pupuk Indonesia Tingkatkan Produktivitas Padi Dairi Menjadi 12,3 Ton Per Hektar

Sumatera Utara – PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil meningkatkan produktivitas padi di Desa Lumban Toruan,…

3 days ago

This website uses cookies.