Categories: News

Modus Baru, 2 Ibu Rumah Tangga jadi Penjual Sabu-sabu di Aceh

LANGSA| Modus baru penjual sabu-sabu diungkap satuan narkoba Polres Langsa, dimana pelaku dua ibu rumah tangga masing-masing berinisial BA(37) warga Desa Gampong Jawa, dan AR (35) warga Desa Meutia, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, Aceh, Sabtu (7/9/2019). Keduanya ditangkap di dua lokasi terpisah di Kota Langsa.

Kasat Narkoba Polres Langsa, Iptu Wijaya Yudi Satria, menyebutkan awalnya timnya memperoleh informasi BA kerap menjual sabu-sabu di rumahnya. Praktik itu dilaporkan warga ke Mapolres Kota Langsa.
“Kita gerebek ke rumahnya, ternyata benar bersama BA ada dua paket sabu-sabu seberat 4,45 gram, satu timbangan digital, satu handphone dan uang tunai Rp 700.000 diduga hasil jualan sabu-sabu,” kata Iptu Wijaya.

Ditemukan timbangan digital menyakinkan polisi BA memang sebagai penjual sabu-sabu di lokasi tersebut.

Dari rumah BA, polisi menangkap AR, ibu rumah tangga lainnya di rumahnya dengan barang bukti lima bungkus sabu-sabu seberat 0,83 gram, sepuluh plastik untuk membungkus sabu-sabu, satu alat hisap sabu, tiga mancis, dan satu dompet. Di rumah AR, ditangkap pula pemuda IS (22).

“Total tersangka itu tiga orang. IS dan AR ditangkap di lokasi yang sama. Praktik ibu rumah tangga menjual sabu-sabu itu praktik baru. Biasanya penjual sabu-sabu itu ya laki-laki,” terang Wijaya.

Kedua ibu rumah tangga itu mengaku barang haram itu diperoleh dari pria berinisial M, yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Mereka membeli sabu-sabu seharga Rp 3,5 juta untuk dijual kembali.

“Per paket kecil itu dijual Rp 100.000-Rp 450.000. Kedua ibu rumah tangga itu mengambil untung dari hasil jualan tersebut. Pembelinya beragam usia. Saat ini kita tahan untuk proses lebih lanjut,” pungkasnya. |KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

APDESI Minta Masyarakat Aceh Timur Tidak Terpengaruh Isu dan Fitnah Terhadap Bupati Al-Farlaky

ACEH TIMUR - Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur, Rizalihadi mengatakan dalam…

4 hours ago

Ratusan Warga Aceh Utara Setiap Hari Ubah Status Desil Agar Tetap Dilayani JKA

LHOKSUKON- Ratusan warga Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, merubah status pekerjaan untuk merubah data dsil…

4 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadir untuk Masyarakat, 1.000 Paket Sembako Disalurkan Melalui Pasar Murah di Lhokseumawe

Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…

19 hours ago

Koalisi Pemuda Aceh: Narasi Liar Terpa Bupati Aceh Timur Setelah Tuai Pujian Tangani Banjir, Berbau Politis

ACEH TIMUR | Pemulihan bencana di Aceh dibayangi manuver politik. Di tengah logistik pengungsi yang…

20 hours ago

Puluhan Hektare Lahan Sawah Tidak Digarap Petani Aceh Utara

LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…

1 day ago

Waspadai Penipuan Calon Jamaah Haji di Lhokseumawe, Begini Modusnya…

LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…

2 days ago

This website uses cookies.