Categories: Edukasi

Tiga Ekonom Aceh Tulis Buku Konvergensi Pertumbuhan Ekonomi 

ACEH UTARA | Tiga ekonom Aceh, Prof Apridar (Universitas Malikussaleh) Dr Nasir dan Dr Abd Jamal (Universitas Syiah Kuala) menulis buku Konvergensi Pertumbuhan Ekonomi Suatu Analisis Pascapelaksanaan Otonomi Daerah di Indonesia. Buku yang diterbitkan Graha Ilmu Yogyakarta itu kini bisa dibeli di sejumlah toko buku tanah air.

Buku ini membahas kajian Konvergensi Pertumbuhan Ekonomi suatu Analisis Pasca Pelaksanaan Otonomi Daerah di Indonesia yang sangat penting untuk diketahui di tanah air. “Dengan adanya analisis ini diharapkan diperoleh masukan terhadap nilai tambah yang diperoleh dengan diberlakukan otonomi daerah. Harapan semua orang otonomi daerah dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan suatu daerah. Setiap daerah memiliki potensi dan sifat yang berbeda-beda. Sehingga sangat sukar untuk diterapkan suatu kebijakan yang sama dengan kondisi daerah yang berbeda-beda. Sehingga tidaklah berlebihan banyak masyarakat yang menaruh harapan besar terhadap percepatan pembangunan melalui otonomi daerah,” sebut Prof Apridar, mantan Rektor Universitas Malikussaleh itu, Minggu (1/9/2019).

Dia menyebutkan buku itu hasil penelitian mereka di Indoensia. Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu penilaiaan terhadap keberhasilan pembangunan suatu daerah. Dimana dengan adanya pertumbuhan ekonomi diharapkan akan menambah pendapatan masyarakat sehingga kesejahteraan masyarakat akan terjadi. “Untuk dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, tentu sangat diperlukan adanya investasi. Dengan dibukanya kran otonomi daerah, membuat daerah bisa lebih kreatif dalam menciptakan berbagai investasi baru di daerah masing-masing. Selain itu dengan adanya otonomi ini pemerintah daerah dapat meningkatkan investasi dari berbagai sektor. Sehingga perputaran ekonomi akan semakin cepat,” ujar guru besar Ilmu Ekonomi itu.

Buku ini ditulis untuk menganalisis konvergensi pertumbuhan ekonomi antar provinsi di Indonesia, dan beberapa faktor yang mempengaruhinya. Buku yang ada ditangan saudara ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan dengan data sekunder 33 provinsi-provinsi di Indonesia, menggunakan model analisis regresi panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM). Hasil estimasi menunjukkan bahwa secara signifikan terjadinya konvergensi pertumbuhan ekonomi, baik konvergensi σ (sigma), β-absolut maupun β-conditional. Secara simultan Investasi Asing, Belanja Pemerintah Daerah dan Modal Sosial secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penelitian ini juga menemukan bahwa Modal Sosial merupakan salah satu variabel arternatif dalam pembangunan ekonomi, dimana hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Modal Sosial dengan proxi anggota koperasi berpengaruh positif terhadap pendapatan perkapita pada 33 provinsi di Indonesia.

Hasil analisis terhadap half-life β-absolut sambung Apridar, untuk mengetahui pendapatan perkapita awal, bahwa propinsi yang pendapatan perkapitanya kecil pertumbuhan minimum yang harus dicapai adalah 3,2  persen pertahun dan untuk menuju setengah steady-state,  dibutuhkan waktu selama 21,6 tahun, secara overall untuk menutupi secara keseluruhan ketimpangan pertumbuhan ekonomi dibutuhkan waktu 43,2 tahun. sedangkan  β-conditional bahwa propinsi yang pendapatan perkapitanya rendah, untuk menuju setengah steady-state, dibutuhkan waktu selama 21,7 tahun, secara overall untuk menutupi secara keseluruhan ketimpangan pertumbuhan ekonomi dengan dukungan pengaruh investasi asing (FDI), belanja langsung daerah (DX) dan Modal Sosial (SC) dibutuhkan waktu 43,4 tahun dengan syarat kondisi pertumbuhan ekonomi propinsi terutama provinsi yang pendapatan perkapita rendah harus tumbuh sekurangnya 3.4 persen.

“Modal sosial sangat signifikan pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi antar daerah di Indonesia. Sehingga sangat menarik dilakukan suatu penelitian yang komprehensif terhadap pencapaiaan pertumbuhan dan sejauh mana kecepatan konvergensi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Untuk menganalisis konvergensi pertumbuhan ekonomi antar  Provinsi di Indonesia periode 2010-2016 dengan menyertakan Pengaruh Investasi Asing, Pengeluaran Pemerintah Daerah dan Pengaruh Modal Sosial terhadap pertumbuhan PDRB perkapita pada provinsi-provinsi di Indonesia,” bebernya.

Dengan adanya berbagai temuan dalam buku ini kita berharap adanya solusi bagi daerah-daerah yang pendapatan perkapitanya rendah untuk mulai berbenah diri dari berbagai alternatif konsep untuk memajukan daerah nya masing-masing. Selain dari pada itu yang perlu diperhatikan bahwa dengan perkembangan zaman sedemikian rupa, serta perkembangan teknologi informasi yang mengahadapkan kita untuk berpikir mencari solusi alternatif terhadap  pentingnya keterkaitan antara hubungan sosial dengan pertumbuhan ekonomi.

Hasil penelitian dalam buku ini kita mencoba mengaitkan antara ”Modal Sosial” dengan proxi anggota koperasi dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, dengan temuan bahwa modal sosial dapat memmpengaruhi pertumbuhan ekonomi. Harapannya temuan ini dapat memberi angin segar baru bagi pemerintah untuk membuat kebijakan dan regulasi dalam konteks pembangunan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Buku yang ditulis secara sistimatis dan ilmiah populer ini sangat layak dijadikan sebagai referensi untuk pembahasan dan analisis ekonomi di Indonesia. Dengan gaya penulisan populer, buku ini mudah dipahami bahkan oleh orang yang baru menyukai kajian ekonomi,” pungkas Apridar. |RIL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Asal Muasal Izin PT Bumi Flora Aceh Timur yang Kini Memanas…

ACEH TIMUR — Dokumen keputusan Bupati Aceh Timur yang diterbitkan pada Juni 2016 mencatat PT…

2 hours ago

Komitmen Bersama Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM di Aceh

Banda Aceh – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Sales Area Retail Aceh bersama dengan…

2 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dan Kodam I/Bukit Barisan Perkuat Sinergi Jaga Kelancaran Distribusi Energi

Medan – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Panglima Komando Daerah…

22 hours ago

Pupuk Indonesia Perluas Pasar UMKM Binaan Melalui Kriyanusa 2026

Jakarta– PT Pupuk Indonesia (Persero) berkolaborasi dengan Perkumpulan Istri Karyawan Pupuk Indonesia (PIKA PI) Group…

22 hours ago

Siapkan Engineer Masa Depan, Rekind Jembatani Kampus dengan Dunia EPC

Menjadi seorang engineer tidak cukup hanya memahami teori dan hitungan, seperti halnya di bangku kuliah.…

22 hours ago

Cerita Taruna Tewas Saat Ospek, Ibu ; Lebam di Badan dan Leher

Nurlaila ibu dari Muhammad Rasya Fadhilla (19) tarunaPoliteknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh tak bisa menyembunyikan…

22 hours ago

This website uses cookies.