Categories: News

Ini 3 Kasus Buaya Terkam Manusia di Aceh

ACEH TIMUR|  Sepanjang tahun 2019 ini, tiga kasus manusia diterkam buaya terjadi di sepanjang Sungai Peunaron, Kabupaten Aceh Timur. Ketiga kasus itu yakni Daim (50) penjala ikan yang diterkam buaya asal Desa Peunaron Baru, Kecamatan Peunaron pada 28 Februari 2019, lalu Asri (22) warga Desa Peunaron Baru, Kecamatan Peunaron, diterkam pada 21 April 2019, dan Aman Rukisah (50), warga asal Desa Ketibung, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (1/8/2019).

Dua korban pertama dilaporkan selamat setelah melawan buaya di sungai tersebut. Sebagian besar petani Kecamatan Serba Jadi dan Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, terpaksa menyeberang sungai untuk menuju kebun mereka. Tidak ada jembatan yang bisa digunakan untuk menyeberang sungai tersebut.

Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji, menyebutkan awalnya, timnya ingin memasang jaring untuk menangkap buaya tersebut. Namun, kasus terakhir untuk melepas Aman Rukisah dari mulut buaya, polisi terpaksa menembak buaya tersebut. Sehingga memasang jaring tidak lagi dilakukan.

“Kami koordinasi semalam itu, sehingga diizinkan untuk menembak buaya demi menyelamatkan korban, sayangnya korban diketahui telah meninggal dunia,” kata Sapto Aji.

Dia mengimbau masyarakat tidak melakukan kegiatan di sungai pada saat magrib dan malam. Pasalnya, pada magrib atau malam hari, buaya diketahui sangat agresif. “Kami imbau agar jangan beraktivitas di sungai menjelang magrib dan malam hari, itu saat buaya sangat agresif,” pungkas Sapto. |KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

SDN 2 Dewantara Gelar Maulid, Kadis Pendidikan : Pendidikan Islami Modal Utama Anak …

ACEH UTARA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di SD Negeri 2 Dewantara,…

13 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Ombudsman Sumatera Utara, Kawal Penyaluran Energi

Medan– PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan…

18 hours ago

Masa Sewa Huntara Berakhir Desember 2026, Nasib Ratusan Penyintas Banjir di Aceh Utara Mengantung?

ACEH UTARA – Ratusan kepala keluarga (KK) penyintas banjir di Gampong Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan,…

18 hours ago

Di Musda Golkar, Al-Farlaky Buka Pintu Kolaborasi untuk Pembangunan Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengajak Partai Golkar memperkuat…

2 days ago

Steam Blowing Rampung, Rekind Kawal PLTP Salak Unit 7 Menuju Commissioning

JAKARTA -PT Rekayasa Industri (Rekind) tengah mengawal pelaksanaan kegiatan proyek Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP)…

2 days ago

Puluhan Pohon, Rumah dan Kios Pedagang Rusak Diterjang Angin di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE– Sebanyak puluhan kios, rumah dan pohon tumbang diternang angin kencang di Kota Lhokseumawe, Provinsi…

2 days ago

This website uses cookies.