SS, salah satu dalang kerusuhan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Lhoksukon, Aceh Utara, pada 16 Juni 2019 lalu mengaku berupaya kabur dari tahanan karena cinta. Dia sakit hati pada kekasihnay M, yang juga tahanan di lembaga pemasyarakatan itu. Menurutnya M berselingkuh.
Narapidana kasus pembunuhan itu mengaku kabur untuk membuang rasa sakit hatinya pada M. Agar dia tak melihat lagi wanita yang dicintainya itu. “Maka saya dobrak pintu utama,” katanya, di depan polisi dan wartawan di Mapolres Aceh Utara, Selasa (25/6/2019).
Bahkan dia sempat berniat membunuh kekasihnya itu dengan dalih cemburu. Persiapan pun dilakukan dengan cara sikat gigi yang diruncingkan. Baik M dan SS, keduanya tersangka kasus pembunuhan, masing-masing divonis M selama 15 tahun penjara dan SS dengan vonis seumur hidup.
“Begitu saya dobrak pintu pertama, langsung banyak narapidana lain yang membantu untuk mendobrak pintu kedua dan pintu utama,” kata SS.
Dia mengaku, niatnya kabur semata-mata dibakar rasa cemburu. Bahkan setelah melarikan diri, dia kebingungan mau pergi kemana. Sehingga bersembunyi disemak-semak belakang rumah warga hingga ditangkap polisi.
“Saya murni cemburu saja. Saya tidak ada memukul sipir,” katanya.
Rasa cemburu pula yang membawa SS menjadi tersangka kasus Rutan rusuh tersebut.Kini dia ditahan di Mapolres Aceh Utara. Sebelumnya diberitakan 73 narapidana berhasil kabur dalam rusuh di Rutan Lhoksukon, Aceh Utara, 16 Juni 2019. Mayoritas narapidana di rumah tahanan itu kasus narkoba. |KCM
Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…
ACEH TIMUR | Pemulihan bencana di Aceh dibayangi manuver politik. Di tengah logistik pengungsi yang…
LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…
LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…
LHOKSUKON — Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa, meminta agar…
IDI RAYEUK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku kompleksitas masalah lapangan membuat pembangunan hunian…
This website uses cookies.