Categories: News

Gajah Masuk Aceh Utara, Ini Kata BKSDA Aceh

ACEH UTARA |Kawasan hutan Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara, akan ditunjuk menjadi salah satu kawasan ekosistem esensial (KEE) atau koridor gajah di Aceh. Kawasan tersebut merupakan kantong habitat gajah Sumatera dan kerap terjadi konflik antara gajah dan manusia.

Konflik tersebut terjadi beberapa hari terakhir hingga merusak belasan rumah gubuk serta kebun milik warga setempat. Untuk mencegah konflik terulang, kawasan tersebut akan dikelola menjadi KEE.

“Kawasan itu rencananya akan ditunjuk menjadi kawasan ekosistem esensial (KEE) atau koridor gajah. Sedang dibahas di tingkat provinsi,” kata Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo, Kamis (13/6/2019).

Sapto menjelaskan, di Aceh teridentifikasi sedikitnya ada enam kantong habitat gajah sumatera yang salah satunya berada di Cot Girek, Aceh Utara. Dari hasil rapat koordinasi dengan instansi terkait, bahwa kantong habitat gajah tersebut akan dijadikan KEE.

“KEE sendiri adalah kawasan di luar kawasan konservasi yang mempunyai nilai konservasi penting. Jadi habitat satwa. Dia bisa hutan produksi, hutan lindung, bisa juga APL malahan,” sebut Sapto.

Nantinya KEE akan dikelola dengan tetap memperhatikan aspek-aspek konservasi tersebut. Nantinya kawasan tersebut akan dikelola secara bersama antara pemda dan pihak lain yang ditunjuk.

“Jadi, nanti ada forum kolaboratif, disiapkan lah KEE itu yang rencana salah satunya Cot Girek. Kalau diidentifikasi ada enam atau lebih. Ini untuk batu loncatannya kantong gajah dulu. Nanti kan Aceh ada orang utan juga yang di luar kawasan konservasi,” tambah Sapto.

Sapto menuturkan pihaknya bersama instansi terkait akan segera bentuk tim untuk membahas, mempersiapkan, dan melakukan identifikasi mana-mana saja yang akan di usulkan. “Yang miliki nanti itu kan pemda, nanti kita usulkan ke Gubernur. BKSDA nanti hanya supporting unitnya saja,” ujar Sapto.|DTC

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Setahun Menanti Pulang di Utara…

Reza Angkasah terlihat kesal bukan kepalang siang itu, Jumat (11/9/2026). Direktur CV Raya Enginering Aceh…

4 hours ago

DPRK Aceh Timur Setujui Pertanggungjawaban APBK 2025, Bupati Al-Farlaky Banjir Apresiasi

ACEH TIMUR – DPRK Aceh Timur menyetujui Rancangan Qanun tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan…

4 hours ago

Bupati Ayahwa Saksikan Festival Layang Tunang, Syamtalira Aron Terbang Tinggi

ACEH UTARA — Semangat melestarikan permainan tradisional kembali terasa di tengah kemeriahan Milad Samudera Pasai…

5 hours ago

Aceh Timur Juara, Ny. Lismawani Sabet Pembina Organisasi Kewanitaan Terbaik I se-Aceh

BANDA ACEH – Nama Kabupaten Aceh Timur kembali harum di tingkat Provinsi Aceh. Ketua TP…

11 hours ago

Wujud Kepedulian terhadap Pendidikan Keagamaan, PIM Resmikan Balai Pengajian Raudhatul Madinah

ACEH UTARA | PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) memperkuat dukungannya terhadap sarana fasilitas pendidikan keagamaan…

11 hours ago

Deteksi Dini Sindrom Metabolik, 70 Warga Reuleut Timu Ikuti Pembinaan Kesehatan Lansia

ACEH UTARA – Sebanyak 70 masyarakat Desa Reuleut Timu mengikuti kegiatan Pembinaan Desa Lingkungan dalam…

1 day ago

This website uses cookies.