Categories: News

Dianiaya, Siswa Sekolah Perikanan Aceh Ditemukan Tewas

BANDA ACEH | Seorang siswa kelas 1 Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Ladong, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Raihan Alsyahri (16) ditemukan tewas di sebuah bukit di belakang asrama. Sebelum ditemukan meninggal, korban sempat dianiaya seorang senior.

“Dari hasil pemeriksaan saksi pada hari Rabu (27/2/2019) itu memang ada terjadi penganiayaan terhadap korban ini. Orang yang lakukan ini sudah teridentifikasi,” kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Trisno Riyanto kepada wartawan saat ditemui di Mapolresta, Senin (4/3/2019).

Usai dianiaya seniornya, korban Raihan menghilang pada Rabu sore. Dua hari berselang, Raihan ditemukan tergeletak tak bernyawa di sebuah bukit berjarak sekitar 300 meter dari asrama.

“Di dalam hasil pemeriksaan memang ada siswa seniornya yang melakukan penganiyaan, tapi masih kita dalami apakah dia pelaku,” jelas Trisno.

Menurut Trisno, penganiyaan itu dilakukan oleh seorang siswa senior dan terjadi di kompleks lingkungan sekolah. Namun polisi masih mendalami keterlibatan siswa tersebut dengan kematian korban.

Trisno mengungkapkan, polisi hingga kini sudah memeriksa 18 saksi di antaranya tujuh siswa kelas satu dan tiga, guru, satpam sekolah, petugas kantin. Polisi juga sudah melakukan autopsi terhadap jenazah korban.

“Kita masih menunggu hasil pemeriksaan saksi-sakti dan hasil autopsi. Sehingga ada sinkronisasi untuk mencari tersangka,” ungkap Trisno.

Seperti diketahui, korban Raihan ditemukan tewas di atas sebuah lahan tak jauh dari sekolah pada Jumat (1/3) kemarin. Penemuan jenazah korban berawal saat seorang warga sedang menggembala domba dan melihat seorang remaja tergeletak di tanah.

Warga kemudian melaporkan temuan itu ke pihak sekolah. Tak lama berselang, personel Polsek Krueng Raya Polresta Banda Aceh meluncur ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Ketika ditemukan, korban mengenakan kaus biru dan celana sekolah biru. Korban juga mengalami luka memar dijidat dan kepala belakang.

“Memang pada pemeriksaan luar ditemukan ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” bebernya.|DTC

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Bupati Al-Farlaky Percepat Pembangunan Huntap Serba Jadi

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., memimpin rapat bersama warga…

6 hours ago

Dentuman Rapai Menggema Hingga Dini Hari

LHOKSUKON – Sebanyak 50 tim Rapai Pase menabuh rapai (alat musik tradisional) di Desa Dayah…

6 hours ago

Pupuk Indonesia Dukung Regenerasi Atlet Angkat Besi Melalui Kejurnas Angkat Besi Youth & Junior 2026

Semarang – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional. Komitmen…

6 hours ago

Syekh dan Ketua Grup Terima Penghargaan Dalam Pertunjukan Budaya Duel Akbar 50 Rapai Pase

LHOKSUKON – Sebanyak 16 pemimpin rapaiyang terdiri syekh dan ketua grup menerima piagam penghargaan atas dedikasi danpengabdian…

6 hours ago

Rumoh Rapai Pase Dideklarasikan dalam Pertunjukan Budaya Duel Akbar 50 Rapai Warisan Indatu dan Gen Z

LHOKSUKON – Rumoh Rapai Pase dideklarasikan dalam Pertunjukan Budaya Duel Akbar 50 Rapai Pase yang mempertemukan Blah Nou Krueng…

6 hours ago

Bupati Al-Farlaky Buka Khitan Massal Baitul Mal, 118 Anak Terima Layanan dan Santunan

ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Baitul Mal Kabupaten Aceh Timur menggelar kegiatan…

7 hours ago

This website uses cookies.