Categories: News

Sepi Penonton, 12 Pasangan Meusum Dicambuk di Banda Aceh

BANDA ACEH | Enam pasangan mesum yang ditangkap di sebuah hotel di kawasan Neusu, Banda Aceh dicambuk. Tiga di antaranya harus dipapah karena tak kuasa menahan sakit.

Eksekusi cambuk terhadap enam laki-laki dan enam perempuan digelar di halaman Masjid Syuhada, Lamgugop, Banda Aceh, Aceh, Senin (4/3/2019). Prosesi cambuk kali ini sepi penonton. Hanya beberapa warga yang ikut menyaksikan saat terpidana disabet.

BACA JUGA : 13 Nisan Kuno Masa Kerajaan Samudera Pasai Ditemukan

Para terpidana dihadirkan secara bergiliran menghadap algojo. Eksekusi awalnya dilakukan terhadap terpidana pria. Prosesnya berjalan lancar.

Setelahnya, petugas Kejaksaan Negeri Banda Aceh menghadirkan terpidana perempuan. Usai dicambuk, tiga di antaranya harus dipapah petugas polisi syariah perempuan untuk dibawa ke sebuah ruangan.

Ketiga perempuan terlihat menangis. Para terpidana itu disabet berkisar tujuh hingga 25 kali cambukan. Usai dicambuk, para terpidana dinyatakan bebas.

Para terpidana yang dicambuk yaitu NL, Ed, RZ, RK, RZ, NT, ER, Juf. Delapan terpidana tersebut dinyatakan terbukti melanggar Qanun Jinayah tentang Ikhtilat atau bercumbu.

Sementara empat lainnya diputus bersalah karena berbuat khalwat atau berdua-duaan ditempat sepi. Keempatnya yaitu NR, SY, Tar, YM.

“Mereka semua ditangkap disalah satu hotel di Neusu Banda Aceh. Seharusnya, hari ini ada tujuh pasangan yang dicambuk. Tapi satu pasangan sedang dilakukan banding,” kata Kabid Penegakan Perundang-undangan Satpol PP-WH Aceh, Marwan kepada wartawan.

Menurutnya, banding itu dilakukan jaksa karena tidak puas dengan vonis hakim. Para terpidana itu bakal dicambuk setelah adanya putusan tetap.

“Putusan kalau gak salah saya delapan jadi banding,” jelas Marwan.

Seperti diketahui, sembilan pasangan nonmuhrim di Aceh ditangkap polisi syariat di sebuah wisma di Banda Aceh. Ketika diciduk, mereka tanpa pakaian dan hanya berbalut handuk. Meski dibekuk tengah berduaan, sesama pasangan tersebut tidak saling kenal.

“Ada 18 orang yang kita amankan tadi malam dari sembilan kamar. Ketika kita ketok kamar, mereka semua tidak pakai pakaian hanya pakai handuk,” kata Kasi Ops Satpol PP dan WH Provinsi Aceh, Marzuki, dalam konferensi pers di Markas Satpol PP di Banda Aceh, Rabu (12/12/2018). |DTC

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Saat Tahun Ajaran Baru Dimulai dari Tenda Darurat Aceh Utara…

LHOKSUKON- Sebanyak 28 murid Sekolah Dasar (SD) Negeri 11 Langkahan di Desa Paya Tukai, Kecamatan…

13 hours ago

Pertamina Patra Niaga Optimalkan Penyaluran BBM di Aceh, Perkuat Suplai dari Integrated Terminal Lhokseumawe

Aceh – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mengoptimalkan penyaluran BBM di wilayah Aceh guna…

14 hours ago

Medco E&P dan BPMA Kembali Salurkan Beasiswa bagi 431 Pelajar Berprestasi di Aceh Timur

Aceh Timur – Medco E&P Malaka (Medco E&P) bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) kembali…

14 hours ago

Ini Sikap Polisi dan Pemerintah Aceh Soal Sumur Minyak Ilegal di Aceh Timur

Di balik aktivitas pengeboran sumur minyak tradisional yang menjadi penopang ekonomi sebagian warga Aceh Timur,…

1 day ago

Dua Mahasiswa JTM PNL Raih Juara I pada National Welding Competition 2026 di PPNS Surabaya

Surabaya – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) di tingkat nasional. Dua…

1 day ago

Distribusi BBM di Sumatera Utara Semakin Membaik, Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Aman untuk Masyarakat

Medan– Distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara terus menunjukkan kondisi yang semakin normal. Berbagai langkah…

1 day ago

This website uses cookies.