Categories: Wisata

3 Alasan Mengapa Hutan Bakau Langsa Wajib Dikunjungi

PERNAH dengar tentang hutan bakau di Kota Langsa, Provinsi Aceh? Obyek wisata yang menjadi salah satu kawasan bakau terlengkap dunia itu memiliki 38 jenis spesies bakau. Jumlah itu tumbuh lebat di sepanjang Kuala Langsa. Luasnya mencapai 8 ribu hektare dan ditetapkan menjadi ikot wisata Kota Langsa. Dua pekan lalu, Pemerintah Kota Langsa dan Kementerian Lingkungan Hidup RI, menananm 5.000 bakau baru di sekitar itu. Semakin memperbanyak jenis bakau untuk diketahui pengunjung.

Edukasi anak
Obyek wisata ini cocok segala usia. Dengan koleksi jenis bakau yang begitu beragam, lokasi ini pas untuk sarana edukasi anak. Utamanya anak sekolah dasar hingga mahasiswa. Bahkan, di bagain bakau juga ditulis keterangan ringkas seperti nama latin bakau, nama daerah, dan kegunaannya. Sangat mudah memahami dan membedakan satu jenis bakau dengan jenis lainnya. Sehingga sangat cocok untuk sarana edukasi.

Ekosistem bakau
Untuk mengelilingi hutan bakau dibangun jembatan penghubung. Dari jembatan ini wisatawan bisa berkeliling, plus melihat ekosistem yang ada di kawasan hutan bakau. Semisal, bagaimana burung menjadikan bakau sebagai tempat berteduh, berkembang biak. Sesekali terlihat aneka ikan melintas di sela-sela akar bakau. Jika beruntung, moyet juga terlihat bergelantungan.

Bakau menjadi sumber kenyamanan bagi hewan dan mamalia, dari burung, ikan, kepiting, moluska, serangga dan reptil. Sungguh tempat yang asik untuk dinikmati.

Foto instagenic
Kawasan ini dijadikan sebagai lokasi foto wajib oleh wisatawan. Pemandangan sekitar hutan bakau, mulai jalan, jembatan dan pedagang di sana sangat instagenic. Untuk itu jika berkunjung ke lokasi ini, siapkan kamera atau kamera ponsel dengan baterai yang cukup. Bahkan, untuk warga Langsa dan sekitarnya, lokasi itu kerap dijadikan foto pre-wedding (pra nikah). Untuk dicetak di undangan dan dibingkai saat pesta pernikahan berlangsung.

Nah, penasaran? Silakan berkunjung. Akses ke lokasi itu sangat mudah. Hanya terpaut lima kilometer dari Kota Langsa. Dapat ditempuh dengan menggunakan roda empat maupun roda dua ke arah Pelabuhan Kuala Langsa. Sepanjang jalan menuju ke obyek wisata itu. Menariknya, sepanjang perjalanan dari Kota Langsa menuju hutan bakau ini wisatawan bisa menikmati kampung nelayan, dengan rumah panggung dan sampan-sampan kecil. Silakan berkunjung. |KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

1 day ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

1 day ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

3 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

4 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

4 days ago

Begini Pengaturan WFH di Aceh Timur…

IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…

5 days ago

This website uses cookies.