Categories: Wisata

Sungai Tamiang, Keindahan yang Tersembunyi …

Di balik letaknya yang berada di lokasi pedalaman, ternyata Sungai Tamiang masih menyimpan keindahan persembahan dari alam. Kemolekan sungainya pun begitu perawan. Belum banyak dijamak wisatawan. Apalagi, Sungai Tamiang juga punya fungsi menawan.

Salah satu urat nadi bagi kehidupan warga di Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur adalah keberadaan sungainya. Ya, dialah Sungai Tamiang, yang menghubungkan lima desa di Kecamatan Simpang Jernih. Untuk bermobilisasi dari atas sungai, warga hanya bermodal sampan, getek, atau perahu boat. Tapi, sesederhana itu saja sudah bisa membuat warga desa hidup tenang, meski agak terbelakang.

Jikalau kita sedang berada di sini, janganlah ragu menikmati keheningan alam nan eksotis ini dari atas perahu. Mintalah salah satu warga di sana untuk mengantarkan kita mengelilingi Sungai Tamiang, termasuk beberapa sungai kecil di sekitar Sungai Tamiang.

BACA JUGA : Islam dan Bullying?

Sebab, banyak panorama indah yang bersembunyi di beberapa sisi sungai ini. Bagaimana tidak, jika ditelusuri aliran sungai ini nampak membelah perbukitan dan tebing-tebing tinggi yang nampak menjulang di beberapa titik aliran sungai. Sungguh sebuah suguhan panorama yang memburatkan eksotismenya.

Sungai Beragam Fungsi
Sungainya memang tak terlalu jernih. Tapi, gemercik aliran airnya pun menggumam di tengah heningnya suasana. Bagi yang mau menenangkan pikiran, bolehlah dicoba. Tapi, perlu hati-hati juga. Karena di beberapa titik, arus sungai ini tak menentu. Dari luar terlihat tenang, tapi bisa saja tiba-tiba langsung membesar sehingga membahayakan sampan atau perahu yang melintas. Mintalah si pengemudi untuk mengarahkan perahunya ke lokasi yang arusnya tenang.

Meski begitu, keadaan sungai ini sudah sangat membantu warga. Contoh saja salah satu air terjun yang airnya dialiri dari Sungai Tamiang. Di sana, para warga bisa memanfaatkannya sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH).

Ya, warga Desa Tampor Bor tepatnya. Dulunya, desa ini pun menjadi salah satu dari empat desa di Kecamatan Simpang Jernih yang belum teraliri listrik. Maklum, cuma ada empat desa yang berhasil dialiri listrik PLN. Sementara sisanya belum. Berkat pemanfaatan PLTMH, setidaknya mengurangi gelap gulitanya malam di salah satu desa di Kecamatan Simpang Jernih.

Selain itu, sungai ini ternyata masih punya fungsi lain yang tak kalah berpotensi. Yakni melimpahnya kekayaan tambang dari sungai, juga lengkapnya habitat hewan air yang biasa dijadikan santapan lezat para warga.

Untuk bisa mencicipi kesederhanaan dalam balutan menawannya Sungai Tamiang, perjalanan dapat ditempuh melalui Kota Langsa atau melalui Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Menempuh jarak 170 kilometer dari Banda Aceh. Dan memakan waktu tempuh 8-10 jam jalur darat.

Setibanya di sana, kita hanya bisa memarkir kendaraan di Desa Simpang Jernih dan Batu Sumbang saja. Karena hanya dua desa itu yang bisa dilalui kendaraan. Untuk kemudian memulai petualangan menyusuri Sungai Tamiang dan lima desa di sekelilingnya. |PI

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Baru 1 Tahun 5 Bulan, Mualem Copot Mantan Jubir Pemenangan dari Direksi PT PEMA

BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, selaku pemegang saham utama…

1 hour ago

Lagi, Bupati Al-Farlaky Toreh Penghargaan ILMA 2026, Inovasi Fiskal dan Penanganan Bencana

Denpasar – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., terpilih sebagai salah satu penerima…

17 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Keandalan Operasional di Riau, Wakil Direktur Utama Tinjau Fuel Terminal Sei Siak

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat keandalan operasional dan…

17 hours ago

Jelang Musim Tanam, Pupuk Indonesia Siapkan 1,81 Juta Ton Stok Pupuk Nasional

Jakarta,– PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan ketersediaan stok pupuk nasional sebanyak 1,81 juta ton dapat…

17 hours ago

Serapan TKD Bireuen Nol Persen, Anggaran Rp33,1 Miliar Belum Terealisasi

BANDA ACEH – Kabupaten Bireuen tercatat sebagai daerah dengan realisasi Transfer ke Daerah (TKD) tambahan…

2 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Tanggap Darurat Bencana, Salurkan Bantuan Masyarakat Terdampak Bencana Banjir di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) tanggap darurat bencana banjir…

2 days ago

This website uses cookies.