ACEH UTARA |JAM (30), istri sekaligus tersangka pembunuhan terhadap suaminya, pedagang es campur Jazuli Ismail (34) Desa Desa Blang Kulam, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, 19 September 2018, hingga kini enggan berbicara. Dia tidak mengakui perbuatan yang disangkakan sebagai pelaku dan turut terlibat dalam aksi pembunuhan tersebut.
BACA JUGA : Bertemu Wartawan, Ini Janji Rektor Unimal untuk Anak Kurang Mampu
Bahkan, dia tidak bersedia menceritakan hubungan percintaannya dengan AM, pelaku lainnya dalam kasus pembunuhan yang menghebohkan itu. “Apapun saya sampaikan tidak bisa membebaskan saya dari sini, saya hanya pasrah saat ini,” ujar JAM di Mapolres Aceh Utara, Selasa (5/2/2019).
Dia hanya tersedu dan menunduk. Selebihnya dia mengabaikan pertanyaan demi pertanyaan. Intinya, dia tidak mengakui terlibat dalam aksi pembunuhan itu. “Saya teringat anak saya di mertua dan ibu saya. Hanya itu yang saya pikirkan,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Jazuli Ismail (34) pedagang es campur di Desa Desa Blang Kulam, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, 19 September 2018 ditemukan tewas di kamar tidurnya. Awalnya, JAM istri korban mengaku ada pelaku lain yang masuk ke rumah.
Belakangan, polisi menyakini JAM dan AM sebagai dalang pembunuhan. Mereka ditangkap di dua lokasi terpisah, AM di Medan dan JAM di Banda Aceh.|KCM
LHOKSUKON– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh memberlakukan kurikulum darurat untuk sekolah…
ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi…
LHOKSUKON – Sejumlah penyintas banjir duduk di dalam hunian sementara (Huntara) di Desa Matang Bayu,…
Keuchik (Kepala Desa) Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Mansur, mendesak pemerintah…
MALAYSIA - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat peran strategisnya dalam pengembangan pendidikan tinggi vokasi…
Padang– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung…
This website uses cookies.