Categories: Polhukam

Istri Plt Gubernur Aceh Datangi Korban Banjir Bandang

KUTACANE | Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati meninjau beberapa lokasi bencana banjir bandang serta menyalurkan bantuan di beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (19/1/ 2019).

Dyah Erti Idawati mengatakan, dirinya turut prihatin dengan kondisi yang dialami oleh warga setempat. Dirinya kata Dyah, ditugaskan langsung Pelaksana Tugas Gubernur Aceh untuk meninjau dan menyalurkan bantuan masa panik kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Dyah meminta para kepala desa setempat untuk menyerahkan data akurat terkait rincian korban bencana untuk dapat dibantu.

“Saya juga baru turun dari Singkil, Aceh Selatan, dan Aceh Utara. Salah satu penyebab banjir adalah perambahan hutan. Masyarakat harus mengawasinya. Hutan kita semakin berkurang, untuk itu mohon dilaporkan ke provinsi agar dapat kita lakukan upaya pencegahan bersama-sama. Kita juga berharap bencana ini tidak lagi terjadi, karena kalau dibiarkan akan berdampak korban lebih luas,” kata Dyah.

Terkait sejumlah rumah yang hanyut, Dyah mengatakan pemerintah Aceh akan mengalokasikan dalam anggaran rumah duafa untuk tahun 2019.

“Hasil kunjungan ini akan saya sampaikan langsung ke Bapak Nova untuk ditindaklanjuti. Namun harus bersabar karena bantuan pemerintah Aceh ada prosedur, nanti akan kita prioritaskan yang berat berat dulu, seperti rumah yang hanyut,” kata Dyah.

Menurut Dyah, Nova Iriansyah saat ini sedang bertugas di Jakarta. Di sana, kata Dyah, Nova sedang mengupayakan pembiayaan dari APBN agar korban banjir di Aceh Tenggara dapat tertangani secara permanen.

“Ini akan kita bantu secara permanen agar bencana ini tidak kembali terulang,” tegas Dyah

Sementara itu, warga Desa Kayu Betangor, Suhada, mengharapkan Sungai Lawe Rikit untuk dapat segera dinormalisasi. Jika tidak,  kata dia, maka pemukiman warga akan kembali menjadi ancaman bencana saat hujan deras turun.

“Usai banjir pertama dan kedua, sungai ini sudah dinormalisasi dengan cara diangkat semua pasir dari dalam sungai, sementara banjir ketiga dan keempat belum dilakukan normalisasi. Maka jika hujan turun maka air langsung ke pemukiman warga,” kata Suhada.

Dalam kunjungan dibeberapa titik lokasi bencana tersebut, Dyah Erti Idawati bersama Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri, juga menyerahkan bantuan secara simbolis yang diterima oleh perangkat desa setempat.

Alhudri mengatakan, saat ini pemerintah Aceh mempunyai gudang baperstok di Gayo Lues. Gudang baperstok itu, kata Alhudri, harus dalam keadaan siaga untuk menghadapi kemungkinan bencana yang terjadi tiba-tiba.

Gudang yang dibangun sejak 2015 tersebut merupakan menampung logistik masa panik dan bantuan bahan bangunan rumah (BBR) saat bencana datang.

“Ini merupakan gudang milik kita (Pemerintah Aceh) yang alhamdullillah sudah difungsikan. Ke depannya semua bantuan kita dimasukkan kemari sebelum disalurkan ke pada para korban bencana,” kata Alhudri.

Sementara jika kurang, Dinas Sosial Aceh akan menambahkan bantuan dari gudang baperstok di Labuy, Ladong, Aceh Besar. Sehingga para korban bencana tidak ada yang kelaparan.

Alhudri juga mengatakan, kedepannya Dinas Sosial Aceh akan membangun Posko Tagana dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di daerah tersebut. |TI

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Bupati Al-Farlaky Ajak Mahasiswa Bangun Jejaring yang Kuat

BANDA ACEH – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengajak generasi muda yang…

5 hours ago

Calandra dan Sativa Management Teken Komitmen Budget 2027, Queen Parrona Hotel Optimistis Perkuat Posisi sebagai Hotel Unggulan di Tapanuli Utara

SIBORONG-BORONG – Calandra dan Sativa Management bersama Queen Parrona Hotel Siborong-Borong resmi menandatangani komitmen Budget…

1 day ago

PKMN UBC Jilid VI Resmi Ditutup, Formadiksi Unimal Umumkan Para Pemenang

LHOKSEUMAWE – Rangkaian Pekan Kreativitas Mahasiswa Nasional Universitas Malikussaleh Bidikmisi Competition (PKMN UBC) Jilid VI…

2 days ago

Dibangun Bupati Al-Farlaky, Jembatan Keude ‘Ong’ Kembali Fungsional

#Dukung Pembangunan Masjid Baitul Hidayah Rp100 Juta ACEH TIMUR – Jembatan Keude Ong yang menghubungkan…

3 days ago

Dukung Pelestarian Situs Sejarah, PIM Tata Situs Makam TWK. Muhammad Taher

ACEH UTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menunjukkan kepeduliannya terhadap pelestarian situs bersejarah dan…

3 days ago

Semnas ke-10 PNL Bahas Masa Depan Riset Nasional

LHOKSEUMAWE – Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali memperkuat komitmennya dalam pengembangan riset, inovasi, dan kolaborasi…

4 days ago

This website uses cookies.