Ilustrasi gajah BAKATA.id/Pixabay.com
ACEH UTARA | Satu unit rumah dan puluhan hektar tanaman warga di Desa Kilometer 8 SP3, Kecamatan Simpang Kramat, Aceh Utara, Jumat (10/1/2018) dirusak gajah liar. Tidak ada korban dalam kejadian itu. Namun, warga berlarian karena melihat hewan bertubuh besar itu masuk ke area perkebunan warga.
Camat Simpang Keramat, Aceh Utara, Iskandar, menyebutkan dirinya sudah menerima laporan dari masyarakat terkait puluhan hektare kebun dirusak gajah liar.
BACA JUGA : Tidak Lulus CPNS, Ini Kesempatan Kedua Tahun 2019
“Masyarakat pemilik kebun menyebutkan sekitar 25 gajah liar masuk ke pemukiman dan perkebunan warga,” kata Iskandar. Sebagian gajah merusak kebun warga, hanya tiga gajah yang masuk ke kawasan pemukiman penduduk.
Satu unit rumah yang rusak dilaporkan milik Ismail. Sedangkan tanaman sawit dan tumbuhan lainnya seperti pinang, coklat, karet yang rusak yaitu milik Zulfikar, Hamdani, Deni, Ismail dan Mak Lan. “Luas pasti saya tidak tahu. Tapi ditaksir puluhan hektare kebun warga rusak,” katanya.
Dia menyebutkan hingga saat ini masyarakat di lokasi itu masih waspada. Mereka sementara waktu tidak pergi ke kebun. “Khawatir gajah liar itu masih berada di sekitar perkebunan mereka. Saya akan kordinasi dengan BKSDA untuk melakukan tindakan atau pengusiran satwa gajah itu lebih jauh dari pemukiman warga, “pungkasnya. |KCM
Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang dipimpin oleh Executive General…
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…
LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…
This website uses cookies.