Categories: NewsWisata

Tidak Tamu karena Bencana, Hotel di Aceh Tengah Terancam Tutup

ACEH TIMUR – Sebulan pascabanjir dan longsor seluruh hotel di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh tanpa tamu. Jika kondisi ini berlangsung dua bulan ke depan, diperkirakan hotel akan tutup untuk sementara waktu.

CEO Sativa Management Iwan Wahyudi kepada Kompas.com, Kamis (1/1/2026) menyebutkan seluruh bisnis hotel terdampak akibat banjir dan longsor.

“Kami memiliki dua proferti hotel dan vila di Aceh Tengah. Tidak ada tamu sama sekali. Nol penjualan kami selama musibah ini,” terang Iwan.

Dampaknya, biaya gaji dan listrik tetap harus dipenuhi. Sedangkan pendapatan nol sebulan lebih pascabanjir. Sehingga puluhan hotel di daerah wisata itu terkena dampak dari banjir dan longsor.

“Kami sabar saja, namanya juga cobaan. Kami berencana, jika kondisi ini terus berlangsung, kami akan tutup sementara waktu,” terang Iwan.

Hal yang sama disebutkan pengelola homestay Indra di Aceh Tengah. Dia menyebutkan, pascabanjir dan longsor jalanan belum seluruhnya bisa diakses.

“Karenanya tidak ada tamu sama sekali. Kami tutup sementara waktu hingga kondisi membaik,” katanya.

Dia berharap ke depan ada stimulus dari pemerintah untuk pengusaha di kawasan bencana. Sehingga bisa bangkit kembali dari keterpurukan bisnia pascabanjir.

“Semoga ke depan ada stimulus dari pemerintah, agar bisa bangkit lagi pascabanjir,” pungkasnya.

Sekadar diketahui Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh mengalami banjir dan longsor pada 26 November 2025 lalu. Kawasan ini merupakan daerah wisata. Puluhan homestay, tempat wisata dan kafe rusak akibat banjir dan longsor di kawasan itu.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Genjot Pembangunan, Bupati Al-Farlaky Mulai Aspal Jalan Sungai Raya–Gajah Mentah

Gelontorkan 4,7 Milyar Anggaran Aceh Timur — Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus menggenjot pembangunan infrastruktur…

3 days ago

Perkuat Resiliensi Pasca-Bencana, Kolaborasi Multipihak Resmikan PLTS Atap di Masjid Nurul Iman Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG— Upaya memperkuat ketahanan energi sekaligus resiliensi masyarakat di wilayah rawan bencana terus dilakukan…

3 days ago

Bupati Al-Farlaky: Rp 15 Miliar Untuk Jalan Lintas Keude Geurubak Tahun 2027

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., mengatakan, pihaknya akan menggelontorkan…

5 days ago

Dukung Produktivitas Pembudidaya Ikan, Pupuk Indonesia Optimalkan Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Sumbawa

Sumbawa– PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memperkuat dukungan terhadap peningkatan produktivitas sektor perikanan melalui optimalisasi…

5 days ago

API Wilayah Aceh Gelar Kajian Bulanan Perdana, Bahas Jiwa dan Tahapan Perkembangan Manusia dalam Al-Qur’an

Asosiasi Psikologi Islam Wilayah Aceh menyelenggarakan Kajian Bulanan perdana dengan tema “Jiwa (Al-Nafs) dan Tahapan…

6 days ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terus Dorong Upaya Pemulihan Pasca Banjir Bandang “Galodo” di Kabupaten Solok

Solok – Penanganan pemulihan pasca bencana menjadi langkah yang harus masif dilaksanakan agar masyarakat dapat…

1 week ago

This website uses cookies.