Categories: FeaturedNews

Cerita Para Dosen Terjebak 3 Malam di Lokasi Banjir Pidie Jaya…

ACEH UTARA – Dua dosen Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, terjebak banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, sejak 26-29 Desember 2025.

Saat kejadian, mereka baru dalam perjalanan pulang dari Banda Aceh menuju Kota Lhokseumawe. Setiba di Pidie Jaya, air meluap tiba-tiba. Mereka berkejaran dengan air menuju jalan yang lebih tinggi.

“Kami parkir di jalan layang kantor Bupati Pidie Jaya satu malam. Air tiba-tiba saja meluap. Mungkin dua meter atau tiga meter. Kami tancap gas sehingga selamat,” kata Subhani, Selasa (2/12/2025).

Dengan kondisi banjir dimana-mana dan pengungsi di sejumlah tempat, 27 Desember 2025, Subhani dan temannya Taufik Abdullah mencoba menerobos menuju Lhokseumawe.

“Kami terpaksa bergabung dengan pengungsi di Pidie Jaya lagi. Tak bisa lewat sama sekali. Makan dan minum seadanya, tanpa listrik dan tanpa sinyal handphone,” terangnya.

Dua malam menginap di lokasi itu, mereka mencoba meneruskan perjalanan hingga lokasi jembatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen. Jembatan itu putus total dan tak bisa dilalui.

“Terakhir kami naik perahu kecil milik nelayan. Satu orang dikenakan Rp 200.000. Menyisir laut dari Kuta Blang Bireuen tembus ke Tempat Pendaratan Ikan Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara selama satu jam 20 menit,” terangnya.

Sedangkan mobil yang mereka tumpangi hingga kini masih dititipkan di rumah saudara di Kabupaten Bireuen.

Banjir merendam 18 kabupaten/kota di Aceh. Ratusan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur lainnya. Hingga kini sejumlah titik belum bisa diakses.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

1 day ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

1 day ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

3 days ago

Kebangkitan Wisata Aceh Tengah Masih Terkendala, Ini Harapan Pelaku Bisnis

Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…

4 days ago

2 Jembatan Amblas Penghubung Antar Kecamatan Aceh Utara Belum Diperbaiki

LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…

4 days ago

Begini Pengaturan WFH di Aceh Timur…

IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…

5 days ago

This website uses cookies.