Categories: News

Cerita Petani Bener Meriah Selamat dari Amukan Gajah Liar …

BENER MERIAH | Warga Desa Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupeten Bener Meriah, diserang seekor gajah liar saat dalam perjalanan menuju kebunnya. Korban bernama Abdul Talep (50) kini menjalani perawatan intensif di RSUD Muyang Kute akibat luka serius yang dideritanya.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Dusun 40 Dalam. Saat itu, korban tengah mengendarai sepeda motor seorang diri menuju kebunnya. Tanpa diduga, seekor gajah jantan tiba-tiba muncul dan langsung menyerang tanpa peringatan.

“Saya sedang naik motor, tiba-tiba gajah itu muncul dan langsung menyerang saya. Gadingnya menancap di tubuh saya sekitar 20 centimeter, saya juga diinjak-ijak gajah,” ungkap Abdul Talep dari ruang perawatan kepada Dialeksis.com Selasa (24/6/2025).

Korban menceritakan bahwa dirinya terlempar dari sepeda motir lalu gajah liar itu menyerang dan tertusuk gading gajah. Akibatnya korban mengalami luka serius dan harus dioprasi setelah tubuhnya ditusuk gading sepanjang sekitar 50 centi meter.

Beruntung, seorang pekebun lain yang kebetulan melintas melihat kejadian tersebut dan segera memberikan pertolongan.

Menurut Abdul, kemungkinan besar gajah tersebut sebelumnya telah diusir oleh pihak lain, sehingga menjadi agresif dan menyerang siapa pun yang ditemuinya.

“Saya rasa ada orang yang sebelumnya mengusir gajah itu, jadi ketika saya lewat, saya yang jadi sasarannya,” tambahnya.

Warga sekitar kini merasa resah dan khawatir untuk pergi ke kebun karena kehadiran gajah liar yang dinilai sangat membahayakan. Selain mengancam keselamatan, gajah tersebut juga telah merusak tanaman dan kebun warga.

“Kami mohon kepada pemerintah dan pihak BKSDA agar segera menangani masalah ini. Gajah itu sangat ganas, kalau ketemu warga langsung diserang. Ini sangat mengganggu aktivitas kami, padahal penghasilan kami sehari-hari hanya dari berkebun,” ujarnya.

Warga berharap tindakan cepat diambil agar kejadian serupa tidak terulang, mengingat wilayah tersebut merupakan jalur utama bagi para petani menuju lahan perkebunan mereka.

|TIM|GUGUN

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Menjaga Hijau di Balik Energi Bersih: Rekind Ikut Pemulihan Lahan Disposal PLTP Salak 7

SUKABUMI | PT Rekayasa Industri (Rekind) selaku anggota joint operation kontraktor pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga…

10 hours ago

Lewat Garang Kids U-12, Bupati Al- Farlaky Jaring Talenta Muda Atlet Sepak bola

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si membuka secara resmi turnamen…

1 day ago

Soal Jembatan Bolong Viral, Sekda Aceh Utara Perintahkan PU Segera Perbaiki

LHOKSUKON — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, segera menindaklanjuti kondisi jembatan menuju SD Negeri…

1 day ago

Unimal Perkuat Komunikasi Kader Gampong Paloh Punti untuk Tekan Stunting

LHOKSEUMAWE — Universitas Malikussaleh (Unimal) memperkuat kapasitas komunikasi kader kesehatan Gampong Paloh Punti, Kecamatan Muara…

1 day ago

Viral, Jembatan Bolong Menuju SD Pedalaman Aceh Utara Membahayakan Murid

LHOKSUKON- Sebuah video berisi keluhan guru tentang jembatan sepanjang tujuh meter di Desa Riseh Tunong,…

2 days ago

Puluhan Mahasiswa Demo Walikota Lhokseumawe, Tuntut Jadup hingga Pembayaran Gaji PPPK

LHOKSEUMAWE| Puluhan mahasiswa dari Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh mendemo Wali Kota…

2 days ago

This website uses cookies.