DINAS Kesehatan Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mengajak seluruh lembaga pemerintah dan swasta untuk turut mengatasi masalah kesehatan jiwa masyarakat.
Kolaborasi utama yaitu tenaga kesehatan (nakes) di tingkat Puskesmas dengan seluruh masyarakat untuk deteksi dini jiwa.
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin, Senin (13/5/2024) menyebutkan penanganan kesehatan jiwa harus dilakukan integral dan komprehensif.
“Angka sembuh penderita dengan gangguan jiwa harus meningkat dari tahun ke tahun,” katanya.
Dia menjelaskan, bahwa peran kader kesehatan jiwa dan masyarakat untuk mendampingi dan membimbing penderita masih sangat minim.
“Pendampingan kepatuhan minum obat, kontrol rutin ke Puskesmas, datang ke Posyandu jiwa, begitu juga dengan upaya deteksi dini kesehatan jiwa pada masyarakat masih kurang maksimal. Karena itu, perlu bagi kami untuk meningkatkan keterlibatan kader jiwa untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan”, ujar dia.
Untuk itu, dia mendorong peran kader untuk menangani masalah kesehatan jiwa menyeluruh. “Apalagi masih ada stigma negatif tentang penderita gangguan jiwa. Ini juga menjadi salah satu tugas kita,” terangnya.
Dia berharap agar kedepan kegiatan Posyandu jiwa di masing – masing kecamatan dengan dukungan dari lintas sektor dapat terlaksana.
“Keterlibatan kader dapat meningkat dan pengelola program jiwa, perawat desa, dan tim dari Puskesmas mendampingi kader dalam setiap pelaksanaan kegiatan, yang akhirnya akan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan jiwa”, ujar dia.
Dia menjelaskan, para kepala dinas dan camat harap membantu program tersebut dimasing-masing dinas. “Untuk kepala desa, minimal bisa melapor segera ke Posyandu dan Puskesmas. Agar bisa segera kita deteksi dini,” pungkasnya.
| ADVERTORIAL
IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…
KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…
Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…
Takengon — Kebangkitan sektor pariwisata di Aceh Tengah pasca bencana longsor dan banjir bandang hingga…
LHOKSUKON - Sebanyak dua jembatan yang amblas karena banjir November 2025 lalu hingga hari ini,…
IDI RAYEUK – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, resmi memberlakukan Work From Home (WFH)…
This website uses cookies.