Categories: News

Jila Blang Adoe untuk Rohingya, Kami Pindah Kemana?

Sebanyak 15 kepala keluarga (KK) yang menempati Integrated Community Shelter (ICS) Blang Adoe  di Desa Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, menolak rencana pemerintah pusat untuk memindahkan ratusan Rohingya ke lokasi penampungan itu.

Lokasi ini pernah digunakan sebagai penampungan Rohingya tahun 2012 lalu. Belakangan, lokasi ini ditempati oleh warga lokal.

Muhammad Harum, salah seorang warga lokal yang menempati lokasi itu, menyebutkan, pemerintah harus memikirkan juga nasib mereka.

“Kalau dipindahkan kemari warga Rohingya itu, lalu kami akan ditempatkan dimana?” tanya Harum, kepada wartawan Kamis (30/11/2023).

Dia menyebutkan, dua hari lalu, tim pemerintah pusat dan daerah sudah meninjau lokasi tersebut. Namun, belum diketahui pasti hasil peninjauan lokasi itu.

Saat ini, total 40 jiwa menempati lokasi itu. Tujuh tahun terakhir mereka mendiami lokasi itu. “Kami di sini sudah sangat lama, tiba-tiba harus angkat kaki, apa pemerintah tegas?” katanya.

Dia menyatakan, mayoritas warga menempati lokasi itu kaum miskin. “Kami tak punya rumah,” katanya. Mereka bekerja serabutan sebagai buruh tani untuk menyambung hidup.

“Kami juga sudah sampaikan keluhan ini pada pemerintah daerah. Apakah mereka sayang kami rakyat lokal, atau lebih sayang pada warga Rohingya?” tanyanya.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) RI meminta Pemerintah Aceh mengizinkan penggunaan ICS Blang Adoe Kabupaten Aceh Utara dan Perkemahan Pramuka, Kabupaten Aceh Besar untuk digunakan sebagai lokasi penampungan Rohingya di Aceh.

Saat ini, sebanyak 514 warga Rohingya ditampung di Gedung Eks Imigrasi Kota Lhokseumawe. Mereka sebelumnya mendarat di Aceh Timur sebanyak 36 orang, 256 mendarat di Bireuen, dan 222 orang mendarat di Sabang. Dari jumlah itu, tujuh diantaranya telah melarikan diri dari lokasi penampungan Gedung Eks Imigrasi Lhokseumawe.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Lhokseumawe Darurat Celana Pendek, Menunggu Aksi Sayuti

Lhokseumawe tampaknya perlu memberi perhatian serius terhadap persoalan busana di ruang publik. Celana pendek di…

12 hours ago

PWI Lhokseumawe Oknum TNI Pukul Wartawan di Aceh Utara ke Denpom

ACEH UTARA — Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lhokseumawe, Haiqal Alfikri, melaporkan dua anggota TNI…

13 hours ago

Tok, Ayahwa Gratiskan Denda PBB Selama 16 Tahun

ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memberikan kabar baik bagi masyarakat yang masih memiliki…

19 hours ago

Bupati Al-Farlaky Launching Pembangunan Huntap Korban Banjir Aceh Timur

Apresiasi Untuk Pemerintah Pusat Respon Bantu Aceh Timur ACEH TIMUR-Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky,…

19 hours ago

Pilar Tani, Ajang Kolaborasi Pupuk Indonesia Percepat Penyaluran Pupuk Subsidi di Garut

Garut - PT Pupuk Indonesia (Persero) memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat…

19 hours ago

Bupati Al-Farlaky ; Bulog Tolong Serap Jagung Petani Aceh Timur

ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I,M.Si menerima audiensi Kepala serta manajemen…

2 days ago

This website uses cookies.