LHOKSEUMAWE | Sebanyak 48 sopir angkutan mudik di Kota Lhoksuemawe kembali dilakukan pemeriksaan tes urine diterima bus Tipe A didaerah setempat.
“Dari hasil pembelajaran empat sopir positif konsumsi narkoba,” kata Kasat Lantas Polres Lhokseumawe, AKP Adek Taufik, Selasa (25/4).
Kemudian, keempat sopir itu langsung dilakukan pemeriksaan dan tidak ditemukan barang bukti. Lalu, mereka diserahkan ke BNN Kota Lhoksuemawe dan dilarang membawa para pemudik.
“Keempatnya tidak diperbolehkan melanjutkan perjalanan dan digantikan oleh pengemudi lain dari perusahaan angkutan masing-masing,” ujarnya.
Adek mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan nasional dalam rangka Operasi Ketupat Seulawah 2023. Bertujuan mengantisipasi terjadi kecelakaan lalulintas akibat pengaruh obat terlarang.
“Kita imbau para supir angkutan umum supaya tidak dalam pengaruh Narkoba ketika mengangkut penumpang dan utamakan keselamatan di jalan raya,” imbaunya.
|DIMA
Medan – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Panglima Komando Daerah…
Jakarta– PT Pupuk Indonesia (Persero) berkolaborasi dengan Perkumpulan Istri Karyawan Pupuk Indonesia (PIKA PI) Group…
Menjadi seorang engineer tidak cukup hanya memahami teori dan hitungan, seperti halnya di bangku kuliah.…
Nurlaila ibu dari Muhammad Rasya Fadhilla (19) tarunaPoliteknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh tak bisa menyembunyikan…
Mojokerto – PT Pupuk Indonesia (Persero) melaksanakan panen jagung manis di lahan Pondok Pesantren (Ponpes)…
KOTA LHOKSEUMAWE – Kota Lhokseumawe mencatat total tambahan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp124,97 miliar berdasarkan realisasi per 24 September…
This website uses cookies.