Categories: Advertorial

Antisipasi DBD dengan Gaya Hidup Bersih dan Sehat Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE | Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lhokseumawe mencatat 47 kasus demam berdarah di daerah itu sepanjang 2022, meningkat tujuh kasus dari tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe Safwaliza di Lhokseumawe, 21, Januari 2023, mengatakan kasus demam berdarah pada 2021 di Kota Lhokseumawe sebanyak 40 kasus.

“Kasus demam berdarah pada 2022 sebanyak 47 kasus, meningkat tujuh kasus dari tahun sebelumnya. Oleh sebab itu, saya mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan menjaga lingkungan masing-masing,”kata Safwaliza.

Safwaliza mengatakan penyakit demam berdarah biasanya muncul akibat kurangnya kewaspadaan dan perhatian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, terutama pada musim penghujan.

“Kami terus mengingatkan warga agar tetap diminta meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi potensi demam berdarah. Apalagi sekarang ini masuk musim penghujan,” kata Safwaliza, 30 Januari 2022.

Safwaliza merincikan 47 kasus demam berdarah tersebut dengan korban usia satu sampai empat tahun sebanyak tiga orang, usia lima sampai 14 tahun delapan orang, usia 15 sampai 44 tahun 30 orang, serta usia di atas 44 tahun berjumlah enam orang.

“Dari kasus tersebut, petugas sudah melakukan fogging atau pengasapan sepanjang tahun 2022 sebanyak 30 kasus. Pengasapan dilakukan untuk membunuh jentik-jentik nyamuk pembawa virus demam berdarah,” katanya.

Selain pengasapan, kata Safwaliza, pihaknya juga menyelidiki epidemiologi dan mengirim petugas mendatangi rumah pasien atau warga yang terkena demam berdarah.

“Jumlah yang diperiksa jentik melalui penyelidikan epidemiologi mencapai 635 rumah. Dari total tersebut, sebanyak 613 rumah tidak ditemukan jentik dan 22 rumah ditemukan jentik nyamuk aedes aegypti,” kata Safwaliza.

Safwaliza, S.Kep
Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe

Sebelumnya, kata Safwaliza, Penjabat (Pj) Wali kota Lhokseumawe Imran telah mencanangkan program kebersihan kota yang bertujuan untuk menjaga kebersihan agar masyarakat terhindar dari virus demam berdarah.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, pencegahan perkembangbiakan nyamuk demam berdarah dilakukan dengan menerapkan 3M plus yaitu, menutup rapat tempat penyimpanan air, menguras tempat penampungan air secara rutin dan mengubur barang yang dapat menyebabkan air menggenang.

PJ Walikota Lhokseumawe, DR Imran membersihkan selokan di Lhokseumawe sebagai upaya sosialisasi gaya hidup bersih dan sehat.

“Sementara, plus merupakan tindakan pencegahan tambahan guna mencegah penyebaran virus melalui nyamuk. Kami mengharapkan peran serta masyarakat menjaga lingkungan dalam menekan angka kasus demam berdarah di Kota Lhokseumawe,” kata Safwaliza.

Sisi lain, Pj Wali Kota Lhokseumawe, Imran, mengajak semua pihak untuk menjaga kebersihan kota.

“Tiap pekan kita awasi, kita bersihkan semua sudut kota. Ini butuh dukungan masyarakat, antisipasi pencegahan penyakit dan kota makin bersih,” pungkas Imran.

|ADVERTORIAL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dan Kodam I/Bukit Barisan Perkuat Sinergi Jaga Kelancaran Distribusi Energi

Medan – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Panglima Komando Daerah…

7 hours ago

Pupuk Indonesia Perluas Pasar UMKM Binaan Melalui Kriyanusa 2026

Jakarta– PT Pupuk Indonesia (Persero) berkolaborasi dengan Perkumpulan Istri Karyawan Pupuk Indonesia (PIKA PI) Group…

7 hours ago

Siapkan Engineer Masa Depan, Rekind Jembatani Kampus dengan Dunia EPC

Menjadi seorang engineer tidak cukup hanya memahami teori dan hitungan, seperti halnya di bangku kuliah.…

7 hours ago

Cerita Taruna Tewas Saat Ospek, Ibu ; Lebam di Badan dan Leher

Nurlaila ibu dari Muhammad Rasya Fadhilla (19) tarunaPoliteknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh tak bisa menyembunyikan…

8 hours ago

Pupuk Indonesia Panen Jagung Manis Di Lahan Ponpes Segoro Agung

Mojokerto – PT Pupuk Indonesia (Persero) melaksanakan panen jagung manis di lahan Pondok Pesantren (Ponpes)…

8 hours ago

Realisasi Tambahan TKD Lhokseumawe Baru Rp 34 M dari Rp 124 M

KOTA LHOKSEUMAWE – Kota Lhokseumawe mencatat total tambahan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp124,97 miliar berdasarkan realisasi per 24 September…

1 day ago

This website uses cookies.