Categories: Polhukam

Larangan Pekerjakan Honorer 2023, Sebanyak 3000 Orang Terdampak di Aceh Utara

ACEH UTARA – Sebanyak 3.000 lebih honorer di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, diprediksi akan terdampak larangan mempekerjakan honorer untuk instansi pemerintah mulai tahun 2023.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Utara, Syarifuddin, menyebutkan hingga saat ini, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) belum memberi kuota untuk pemerintah kabupaten/kota baik untuk pegawai negeri sipil maupun pegawai dengan perjanjian kerja (PPPK) tahun 2022 ini.

“Tim kami akan mengikuti sosialisasi dari Kemenpan RB, bagaimana detail teknisnya dan lain sebagainya. Kita tunggu intruksi berikutnya,” sebut Syarifuddin.

Dia menyebutkan, Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib dan Plt Sekda Aceh Utara Dayan Albar, mengkaji lebih detail aturan tersebut termasuk kemampuan keuangan daerah.

Sehingga, honorer bisa dialihkan menjadi PPPK yang sesuai syarat ditetapkan oleh kementerian. “Belum ada putusan detailnya, masih dalam proses kajian pimpinan. Kalau kami bagian pendataan, data kita 3.000 lebih honorer saat ini, dari sebelumnya 4.000 lebih,” terangnya.

Sekadar diketahui, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara saat ini memiliki 9.046 PNS dan 832 PPPK yang bekerja di sejumlah instansi dalam kabupaten itu.

Sebelumnya diberitakan, Kemenpan RB melarang seluruh instansi mempekerjakan honorer tahun 2023 mendatang. Seluruh honorer akan dialihkan ikut seleksi PPPK atau CPNS tahun 2022. Sehingga, honorer sudah tidak ada lagi dalam sistem tenaga kerja pemerintah di Indonesia.

|KOMPAS

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

API Wilayah Aceh Gelar Kajian Bulanan Perdana, Bahas Jiwa dan Tahapan Perkembangan Manusia dalam Al-Qur’an

Asosiasi Psikologi Islam Wilayah Aceh menyelenggarakan Kajian Bulanan perdana dengan tema “Jiwa (Al-Nafs) dan Tahapan…

5 hours ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terus Dorong Upaya Pemulihan Pasca Banjir Bandang “Galodo” di Kabupaten Solok

Solok – Penanganan pemulihan pasca bencana menjadi langkah yang harus masif dilaksanakan agar masyarakat dapat…

1 day ago

Mengenal Calandra & Sativa Hotel Management

Tumbuh Bersama Industri Perhotelan Indonesia Mengenal perjalanan Calandra & Sativa Hotel Management, sebuah nama yang…

1 day ago

Serapan Dana untuk Bencana Aceh Minim, Lhokseumawe Baru 34 Miliar dari 124 Miliar

LHOKSEUMAWE- Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh mengakui serapan dana tambahan transfer ke daerah (TKD) untuk…

1 day ago

Dukung Kebersihan Lingkungan dan Pelayanan Masyarakat, PIM Serahkan Bantuan Truk Sampah untuk Kabupaten Aceh Utara

ACEH UTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menyerahkan bantuan 1 (satu) unit truk pengangkut…

2 days ago

Rekind Siapkan Konsep EPC Dukung Penanganan Sampah di Kota Bandung

Kompetensi PT Rekayasa Industri (Rekind) di bidang EPC Industrial Process tak hanya hadir di sektor…

2 days ago

This website uses cookies.