Categories: News

Dyah Serahkan Kartu Identitas Anak kepada Murid SD 58

BANDA ACEH – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Dyah Erti Idawati menyerahkan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada murid SD 58 Banda Aceh, Senin 22 Maret 2021.

Prosesi penyerahan dilakukan secara simbolis kepada tujuh siswa di halaman sekolah tersebut. Dalam kegiatan itu Dyah didampingi Kepala Dinas Registrasi Kependudukan Aceh T Syarbaini, Kepala SD 58, Mariani serta sejumlah dewan guru dan anggota TP PKK Aceh.

Dyah menyebutkan, kegiatan yang digelar Dinas Registrasi Kependudukan Aceh (DRKA) itu adalah bagian dari sosialisasi agar para orang tua dapat mendaftarkan anak mereka untuk mendapatkan Kartu Identitas Anak.

Hal itu dirasakan penting lantaran semenjak tahun 2016 Kementerian Dalam Negeri telah mewajibkan setiap anak Indonesia yang berusia di bawah 17 tahun untuk memiliki Kartu Identitas Anak.

Sejak dikeluarkannya kebijakan KIA lewat Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) No. 2 tahun 2016, program pembuatan dan kepemilikan kartu identitas anak sudah mulai berlaku secara nasional.

Kartu Identitas Anak adalah bukti identitas resmi untuk anak di bawah 17 tahun yang berlaku selayaknya Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk orang dewasa pada umumnya.

Sama juga seperti KTP, Kartu Identitas Anak (KIA) ini diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten/Kota.

Bedanya dengan KTP, tidak terdapat chip elektronik pada KIA. Nantinya ketika anak Anda berulang tahun yang ke-17, KIA akan secara otomatis diubah menjadi KTP.

KIA memiliki sejumlah manfaat, seperti untuk melindungi pemenuhan hak anak, menjamin akses sarana umum, mencegah terjadinya perdagangan anak serta menjadi bukti identifikasi diri ketika anak sewaktu-waktu mengalami peristiwa buruk.

Selain itu juga untuk memudahkan anak mendapatkan pelayanan publik di bidang
kesehatan, pendidikan, imigrasi, perbankan, dan transportasi.

Dyah pada kesempatan itu juga mengimbau kepada para orang tua untuk segera mendaftarkan anak mereka untuk mendapatkan KIA.

“Bagi yang belum memiliki Kartu Identitas Anak, ayo segera ke Disdukcapil,” ujar Dyah.

Selain menyerahkan KIA secara simbolis, Dyah pada kesempatan tersebut juga memberikan santunan berupa uang tunai kepada sejumlah siswa siswi yang berstatus yatim/piatu.

Sementara itu, Kepala Dinas Registrasi Kependudukan Aceh Syarbaini dalam sambutannya menyebutkan kesadaran masyarakat untuk mendaftarkan KIA bagi para anak masih relatif cukup rendah. Untuk itu ia mengimbau masyarakat agar segera mendaftarkan anak untuk memiliki KIA.

Syarbaini menyebutkan, pembuatan KIA warga negara indonesia (WNI) untuk anak yang baru lahir akan diterbitkan bersamaan dengan penerbitan akte kelahiran.

Sementara untuk anak usia di bawah 5 tahun dan belum memiliki KIA dapat mengurusnya dengan melengkapi sejumlah syarat, yaitu fotokopi akta kelahiran (tunjukan juga akta yang aslinya ke petugas), Kartu keluarga (KTP) asli orang tua/wali, KTP asli orang tua/wali

Sedangkan untuk anak usia di atas 5 tahun yang belum memiliki KIA, syarat-syarat yang
perlu dipenuhi yakni fotokopi akta kelahiran (tunjukan juga akta yang aslinya ke
petugas), KK asli orang tua/wali, KTP asli orang tua/wali, Pas foto anak berwarna ukuran 2 x 3 sebanyak 2 lembar.

Kepala SD 58, Mariani pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Tim Penggerak PKK Aceh dan Dinas Registrasi Kependudukan Aceh yang telah mengunjungi sekolah yang dipimpinnya untuk menyerahkan KIA.

“Kami sangat berterima kasih dengan kedatangan ini. Alhamdulillah. Ini kebanggaan bagi kami SD 58,” ujarnya.

Ia menyebutkan, SD 58 memiliki 189 siswa dimana sebagiannya telah memiliki KIA, sedangkan sebagian siswa lainnya belum memilikinya. Ia juga mengatakan akan meneruskan informasi terkait KIA ini kepada para orang tua murid.

|RIL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Realisasi Tambahan TKD Lhokseumawe Baru Rp 34 M dari Rp 124 M

KOTA LHOKSEUMAWE – Kota Lhokseumawe mencatat total tambahan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp124,97 miliar berdasarkan realisasi per 24 September…

11 hours ago

Bupati Aceh Timur Tambah Anggaran Rp 1 Miliar, Pengaspalan Jalan Kota Idi Tahap Dua Dilaksanakan Akhir Tahun

Aceh Timur,IDI –Kabar baik bagi masyarakat Kota Idi. Setelah tahap pertama pengaspalan Jalan Kota Idi…

12 hours ago

Rangkaian Pertamina SMEXPO 2026 Resmi Dimulai

Pekanbaru, 25 September 2026 - PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Downstream - PT Pertamina Patra…

1 day ago

Pupuk Indonesia Perkuat Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Perikanan di Pangkep

Pangkep – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memperkuat penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor perikanan di…

1 day ago

Menikmati Tapanuli dari Balkon Kamar, Konsep “Cool Escape” Queen Parrona Hotel by Sativa

Siborongborong — Menikmati keindahan Tapanuli tidak selalu harus dilakukan dengan mengunjungi berbagai destinasi wisata. Bagi…

3 days ago

Hoax Terbantahkan! Bupati Al-Farlaky Ternyata Selalu Temui Pendemo, Bahkan Video Call Saat di Luar Daerah

Aceh Timur–Beredar isu Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menghindari pendemo adalah hoax dan tidak…

3 days ago

This website uses cookies.