Categories: News

Sekda Aceh ‘Hijaukan’ Gudang BPBA

Banda Aceh— Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, menghijaukan komplek gudang Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA). Sebanyak 16 bibit pohon keras ditanam di halaman Komplek Gudang BPBA Lhong Raya Banda Aceh, Minggu, 27/12/2020.

Ada empat jenis pohon yang ditanam, yaitu, mangga, kelengkeng, rambutan, dan manggis.
Penanaman pohon tersebut dilakukan Sekda bersama istri, Safrida Yuliani, Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian Sekda Aceh, Teuku Ahmad Dadek dan Kepala BPBA, Sunawardi, beserta para aparatur BPBA.

“Penanaman ini kita lakukan untuk menghijaukan lingkungan dan memberikan keindahan,”kata Taqwallah.

Selain melakukan penanaman pohon, Sekda juga memberikan arahan terkait pembenahan gudang kepada aparatur Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).

Ia meminta para aparatur tersebut untuk melakukan pembenahan dan penataan barang yang ada di dalam sejumlah gudang. Ia mengatakan, penataan barang perlu dilakukan untuk memudahkan pelayanan yang cepat dan teratur.

“Alat dan barang yang ada dibenahi tata letaknya dan buat inventarisasi, agar memudahkan keluar masuk barang saat dibutuhkan,”kata Taqwallah.

Selain membenahi dan merapikan barang dalam gudang, Sekda juga meminta para aparatur untuk merawat setiap gudang dan barang yang ada. Ia meminta semua aset tersebut dibersihkan, diperbaiki apabila rusak dan dijaga selalu.

“Ini merupakan arahan dari pak gubernur langsung, jadi mari kerjasama dan kerja keras selama beberapa hari ini. Targetnya sebelum berganti tahun ini semua sudah beres,”kata Taqwallah.

Dalam kesempatan tersebut, Taqwallah juga mengingatkan agar aparatur BPBA selau siaga, tangkas dan cepat dalam bekerja. Ketiga hal tersebut amat penting dimiliki aparatur yang bekerja di bidang kebencanaan agar setiap bencana yang dihadapi dapat ditanggulangi dengan cepat.

Sekda menjelaskan, kegiatan penghijauan dan pembenahan gudang BPBA merupakan bagian dari pelaksanaan gerakan BEREH yang dicetus Gubernur Nova pada tahun lalu. BEREH atau bersih, rapi, estetis dan hijau, kata dia, harus diterapkan secara menyeluruh di lingkungan kerja Pemerintah Aceh.

“Gerakan BEREH ini penting diterapkan di semua lini lingkungan kerja, tujuannya cuman satu agar kita lebih semangat dalam bekerja dan bisa memberikan pelayanan maksimal,”ujar Taqwallah.

|RIL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Pasar Murah untuk 1.000 Warga di Padang

Padang– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung…

1 day ago

Bupati Aceh Utara ; Tunda Aturan Desil Hingga Juli demi Akses Berobat Warga

ACEH UTARA — Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, SE., MM., menyampaikan pernyataan tegas dalam…

1 day ago

Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Sinergi dengan Polda Riau dalam Menjaga Ketahanan Energi

Pekanbaru – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang dipimpin oleh Executive General…

2 days ago

24.500 UMKM Rusak Karena Banjir Aceh Timur, Berharap Stimulus dari Pemerintah

IDI RAYEUK- Sebanyak 24.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh…

4 days ago

Derita Anak Penyintas Banjir Tamiang, Ribuan Belum Miliki Seragam dan Alat sekolah

KUALA SIMPANG - Ribuan pelajar Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, belum memiliki seragam sekolah dan…

4 days ago

Bupati Al-Farlaky Minta Camat dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah BNPB

Aceh Timur — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta seluruh camat agar memerintahkan para…

6 days ago

This website uses cookies.