ACEH UTARA – Ananda Mawaris, santri di Pesantren Madinatuddiniyah Babul Huda, Desa Meunasah Tutong, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, dilaporkan tewas terseret banjir, Minggu (6/12/2020) sore. Jenazah korban ditemukan beberapa jam kemudian oleh tim gabungan.
Komandam Kodim 0103 Aceh Utara, Letkol Arm Oke Krisyanto kepada wartawan di Lhokseumawe, Senin (7/12/2020) menyebutkan, jenazah ditemukan di belakang gedung SMAN Unggul Lhoksukon, Aceh Utara.
Sebelumnya, santri itu dilaporkan terseret arus banjir bersama sejumlah santri lainnya. Namun, santri lain berhasil selamat sedangkan Mawaris dilaporkan hilang terseret arus banjir.
Banjir juga merendam pesantren lokasi santri itu belajar dengan ketinggian satu meter.
“Jenazahnya sudah diserahkan ke keluarga dan dimakamkan. Sejauh ini sudah dua warga meninggal dunia karena terseret banjir, sebelumnya satu warga dari Kecamatan Tanah Pasir, Aceh Utara,” pungkas Oke.
Sebelumnya diberitakan banjir besar melanda Kabupaten Aceh Utara. Ribuan warga mengungsi dan satu warga dilaporkan tewas terseret banjir.
|KCM
Takalar– PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memperkuat tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi guna memastikan pupuk…
LHOKSUKON - Warga Desa Cot Dah, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh dikejutkan…
ACEH UTARA | PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat di…
Aceh Besar – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Aceh bergerak cepat mengatasi krisis air bersih…
Karo – Mitigasi bencana menjadi rangkaian upaya yang harus segera dilaksanakan pada saat terjadinya bencana…
JAKARTA - Bagi PT Rekayasa Industri (Rekind) Group, inovasi bukan lagi sekadar pilihan. Di tengah…
This website uses cookies.