Categories: Otomotif

Gabung Petronas, Rossi Sempat Marah Kepada Yamaha

Jakarta – Valentino Rossi dipastikan bergabung dengan Petronas Yamaha SRT musim depan. Namun pebalap berjuluk The Doctor itu sempat marah kepada Yamaha. Apa alasannya?

Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengumumkan bergabung dengan Petronas Yamaha SRT untuk kompetisi MotoGP 2021. Pengumuman itu disampaikan Rossi di Barcelona, Spanyol, Kamis (24/9) kemarin.

“Kami mencoba untuk menandatangani (kesepakatan tersebut) akhir pekan ini. Antara dua balapan di Misano dan beberapa hari terakhir, semuanya sudah diputuskan. Situasinya sangat jelas, saya akan membalap untuk Petronas tahun depan,” kata Rossi, dikutip dari Speedweek.

“Tapi kontraknya panjang dan kami tidak terburu-buru, karena kami sudah sepakat. Saya pikir saya akan menandatangani akhir pekan ini. Dan saya sangat senang untuk melanjutkan tahun depan – bersama dengan Yamaha dan Petronas. Kami akan memberi tahu Anda sesegera mungkin,” sambungnya.

Pebalap bernomor 46 itu mendapat kontrak bersama Petronas Yamaha SRT selama satu tahun saja. Hal itu dikarenakan kontrak tim-tim satelit MotoGP bersama Dorna bakal berakhir di tahun 2021 dan akan dilakukan reorganisasi pada MotoGP 2022.

Menyinggung soal kontrak jangka pendeknya, Rossi pun angkat bicara. Pebalap berusia 41 tahun itu sedikit marah dengan kesepakatan tersebut. Namun akhirnya ia menyetujuinya, karena ternyata kerja sama ia bersama Yamaha dan Petronas punya opsi untuk diperpanjang.

“Saya sedikit marah dengan Yamaha, tidak, tidak benar-benar marah, tapi pada awalnya sepertinya hanya kontrak satu tahun yang sederhana. Dan saya berkata, ‘Tidak, itu tidak benar’. Ini jelas bukan kontrak terakhir saya, kami harus melihatnya dulu. Dan mereka telah memahaminya dan juga setuju. Tetapi kami memutuskan bersama bahwa kami akan menyelesaikan kontrak satu tahun untuk saat ini. Lalu kita akan lihat nanti,” kata pebalap kelahiran Urbino, Italia.

Rossi bakal membawa orang-orang lamanya ke paddock Petronas Yamaha SRT, seperti kepala kru David Munoz, pelatih Idalio Gavira, dan operator telemetri Matteo Flamigni. Sementara mekanik lamanya, Alex Briggs dan Brent Stephens, tidak akan dipekerjakan lagi.

|DETIK.COM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Viral, Penyintas Banjir Bertahan dalam Hujan di Aceh Utara

LHOKSUKON – Video seorang ibu dengan lima anaknya di Desa Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten…

8 hours ago

Satu Hari di Com Fes dengan Sejuta Kebahagiaan…

Puluhan mahasiswa meriung di halaman DPR (Di Bawah Pohon Rindang) Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh…

13 hours ago

6 Dapur MBG Lhokseumawe Stop Operasi Buntut Dana Operasional Belum Cair

LHOKSEUMAWE- Sebanyak enam dari 26 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh,…

1 day ago

Bupati Al-Farlaky Pantau Operasi Bibir Sumbing, 36 Anak Aceh Timur Kembali Tersenyum

Aceh Timur – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si., meninjau langsung pelaksanaan operasi…

1 day ago

Promo JUJUR, Residence Hotel Syariah by Calandra Berikan Diskon Hingga 25 Persen Sambut Liburan Sekolah

Medan, – Menyambut momen liburan sekolah akhir semester, Residence Hotel Syariah by Calandra menghadirkan program…

1 day ago

Melalui PIU, Rekind Group Perkuat Kiprahnya di Sektor EBT

JAKARTA | Lewat PT Pupuk Indonesia Utilitas (PIU) selaku Anak Usaha, PT Rekayasa Industri (Rekind)…

1 day ago

This website uses cookies.