Jakarta – Honda Supra X 125 merupakan merek yang melegenda di Tanah Air. Namun siapa sangka, motor bebek ini ternyata juga dipasarkan di Eropa, tepatnya di Yunani. Di negeri para dewa itu, harga Honda Supra X 125 tembus 2.800 Euro atau setara Rp 48,6 juta.
Adakah perbedaan dengan Honda Supra X 125 yang dijual di Indonesia. Tentu ada, pertama dari segi harga, Supra X 125 di Indonesia dibanderol dengan harga on the road Jakarta Rp 18.171.000 (Spoke Wheel) dan Rp 19.250.000 (Cast Wheel).
Dari segi desain memang tidak jauh berbeda, namun Supra X 125 yang dijual di Yunani mendapatkan sejumlah perangkat keselamatan tambahan seperti lampu mata kucing di suspensi depan dan lampu sein belakang, dengan model terpisah.
Kemudian dari segi mesin, Supra X 125 spek Eropa dibekali mesin 125 cc, 4 tak, berpendingin udara. Mesin itu bisa menghasilkan tenaga puncak 8,98 dk pada 7.250 rpm dan torsi maksimum 10,1 Nm di 5.500 rpm. Mesin tersebut sudah lolos regulasi Euro4 dan dibekali teknologi Honda Evolutional Catalysing System (HECS3).
Motor ini menggunakan suspensi depan teleskopik 26 mm dan suspensi belakang ganda. Sementara ban depan pakai profil 70/90-17 M/C 43S dan ban
belakangnya 80/90-17 M/C 50S. Beda dengan Supra X Indonesia, Supra X Yunani dibekali ban besutan Michelin. Dari sistem pengereman, menggunakan cakram depan dan belakang yang disempurnakan teknologi Combi Brake System (CBS).
Di Yunani, Honda Supra X 125 ditawarkan dalam 2 pilihan warna, Energetic Red dan Quantum Matte Black. Motor bebek ini juga mendapatkan fitur port USB untuk mengisi ulang baterai gawai pengendara.
|DETIK.COM
Lhokseumawe — Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe…
ACEH TIMUR | Pemulihan bencana di Aceh dibayangi manuver politik. Di tengah logistik pengungsi yang…
LHOKSUKON- Sekitar 90 hektare area sawah di Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh…
LHOKSEUMAWE - Puluhan calon jemaah haji (CJH) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mendatangi Kantor Kementerian Haji…
LHOKSUKON — Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A Jalil akrab disapa Ayahwa, meminta agar…
IDI RAYEUK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengaku kompleksitas masalah lapangan membuat pembangunan hunian…
This website uses cookies.