LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe berencana merubah fungsi pasar di Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, menjadi hotel. Saat ini, konsultan sedang menyusun detail rencana pengalihfungsian bangunan pasar menjadi hotel.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kota Lhokseumawe, Ramli, kepada wartawan di Lhokseumawe, Senin (20/7/2020) menyebutkan, selama ini bangunan pasar itu tidak difungsikan.
“Sayang sekali kalau tidak difungsikan dan terbengkalai. Prinsip dasarnya kita bangun hotel di lokasi pasar tradisional. Saya yakin, hotel ini akan maju,” kata Ramli.
Dia menyebutkan, disain pasar tersebut telah dibuat oleh konsultan. Direncanakan bangunan tiga lantai itu bisa membuat 60 kamar. “Namun detailnya sedang disusun oleh konsultan. Saya yakin 2021 itu bisa dimulai pengalihfungsian. Sekarang sudah disusun detail bangunannya, lift, kamar, dan disain lainnya,” sebut Ramli.
Dari sisi letak, sambung Ramli, pasar itu sangat menjanjikan. Pasalnya letaknya di kompleks Pasar Tradisional yang berada di pusat kota. Sehingga, wisatawan atau masyarakat umum yang menginap dipastikan mudah ke seluruh akses di Kota Lhokseumawe.
“Kalau lokasinya di situ kan kemana-mana dekat, ke mall, ke lokasi kuliner semua dekat. Maka, saya yakin ini akan diminati oleh wisatawan. Konsep utamanya bangunan yang indah dan instagrambale,” pungkas Ramli.
|KCM
ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.Si memimpin rapat evaluasi realisasi…
Medan — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut)…
LHOKSUKON – Sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) duduk di depan laptop di hall utama Pendopo…
IDI RAYEUK — Bupati Aceh Timur, Provinsi Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyemprot vendor pembangunan hunian…
LHOKSUKON– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh memberlakukan kurikulum darurat untuk sekolah…
ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi…
This website uses cookies.