Categories: News

Aksi Donor Darah ASN Pemerintah Aceh Sudah Kumpulkan 2.111 Kantong

 

Banda Aceh – Aksi Donor Darah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh terus berlanjut dan sudah berhasil mengumpulkan 2.111 kantong darah. Angka tersebut merupakan hasil terbaru yang terkumpul hingga hari ini, Jumat (10/7/2020).

Sesuai jadwal, hari ini dua instansi mengerahkan pegawainya untuk melakukan donor darah. Kedua instansi itu yakni Inspektorat Aceh dan Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Aceh.

Dari kedua instansi tersebut PMI Kota Banda Aceh berhasil mengumpulkan 44 kantong darah.

“Alhamdulillah hari ini terkumpul 44 kantong darah dari Inspektorat dan Dispora,” ujar Ketua PMI Kota Banda Aceh, Qamaruzzaman.

Sementara itu Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, merangkum total jumlah darah yang terkumpul dalam aksi donor sehari sebelumnya, Kamis (9/7/2020), sebanyak 2.067 kantong. Ditambah jumlah yang terkumpul hari ini, Jumat (10/7/2020), sebanyak 44 kantong, sehingga jumlah total hingga hari ini sebanyak 2.111 kantong.

Aksi donor darah ASN yang dimulai sejak akhir Mei lalu telah ditetapkan sebagai agenda tetap seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dengan sistem donor bergilir.

Iswanto menjelaskan, program donor darah ASN digagas Plt. Gubernur Aceh sebagai upaya pemerintah dalam membntu memenuhi kebutuhan darah PMI Kota Banda Aceh.

“Ini adalah bentuk komitmen kami sebagai ASN dan Tenaga Kontrak dalam lingkup Pemerintah Aceh. Bahkan kami telah menjadikan donor darah ini sebagai rutinitas, supaya ketersediaan darah di PMI dapat tercukupi dan dapat membantu orang yang membutuhkan,” kata Iswanto.

Iswanto juga mengatakan, sebagai bentuk apresiasi bagi pendonor darah, pihak PMI akan memberikan penghargaan kepada setiap individu yang telah mendonorkan darahnya secara sukarela sebanyak 25, 50, 75 dan 100 kali donor. Khusus pendonor yang sudah mencapai 100 kali, Pemerintah melalui Kementerian Sosial akan memberikan Satyalencana Kebaktian Sosial.

Darah yang terkumpul di PMI Kota Banda Aceh selama ini disalurkan untuk kepentingan medis di sejumlah Rumah Sakit di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.

Berdasarkan data PMI Kota Banda Aceh, setiap harinya rumah sakit di Banda Aceh dan Aceh Besar memerlukan hingga 100 kantong  lebih.

PMI Kota Banda Aceh di awal pandemi Covid-19 sempat mengalami kesulitan dalam menyediakan stock darah lantaran berkurangnya minat para pendonor. Hal itu pula yang kemudian membuat Pemerintah Aceh mengambil bagian untuk membantu PMI dalam mengumpulkan darah.

|KI

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Murid Jatuh Menyeberang Rakit, Disdik Aceh Utara ; Berlakukan Kurikulum Darurat, Keselamatan Murid Paling Utama

LHOKSUKON– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh memberlakukan kurikulum darurat untuk sekolah…

2 hours ago

Bupati Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi…

3 hours ago

Menempati Hunian Alakadar di Aceh Utara…

LHOKSUKON – Sejumlah penyintas banjir duduk di dalam hunian sementara (Huntara) di Desa Matang Bayu,…

9 hours ago

Para Kepala Desa Desak Pembangunan Huntap di Aceh Utara

Keuchik (Kepala Desa) Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Mansur, mendesak pemerintah…

1 day ago

PNL Perluas Kemitraan Internasional melalui Kolaborasi Strategis dengan Industri dan Institusi Pendidikan di Malaysia

MALAYSIA - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat peran strategisnya dalam pengembangan pendidikan tinggi vokasi…

1 day ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Pasar Murah untuk 1.000 Warga di Padang

Padang– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung…

3 days ago

This website uses cookies.