Categories: News

Cerita Dokter Bener Meriah Usai Rawat Pasien Corona …

BENER MERIAH – Para dokter yang menangani pasien corona memiliki kebiasaan baru yaitu mandi dang anti baju sebelum pulang ke rumah. Hal itu diungkapkan dr Abdul Razak SpPD, di Rumah Sakit Muyang Kute, Redelong, Bener Meriah, Rabu (1/4/2020).

“Saya sekarang ini sejak berangkat rumah sudah bawa baju ganti. Lalu setelah dinas rumah sakit, saya mandi di klinik tempat praktik, ganti baju dan baru pulang ke rumah. Ini upaya agar steril dan keluarga aman di rumah,” kata Razak per sambungan telepon.

Dia menyebutkan, dua hari lalu baru menangani warga dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) corona atau covid-19. Setelah enam jam dirawat, pasien itu dirujuk ke rumah sakit rujukan, RS Datu Beru, Takengon, Aceh Tengah.

“Prinsipnya, kita harus hati-hati sendiri. Semisal, tak lepas dari alat pelindung diri lengkap. Ini untuk melindungi diri kita sendiri agar tidak terpapar virus itu,” katanya.

Masalahnya, sebagian pasien tidak menunjukan gejala. Sehingga para dokter harus lebih waspada. Apalagi delapan dokter di Indonesia dinyatakan meninggal dunia karena virus yang belum ditemukan vaksinnya itu.

Memang, sambung Razak, alat pelindung diri sangat terbatas. Namun, semaksimal mungkin, sesama dokter terus menggunakan alat pelindung diri jika berhadapan dengan pasien yang memiliki ciri demam tinggi dan lain sebagainya, sesuai ciri virus corona.

Sejauh ini, belum ada dokter yang memutuskan tidak pulang ke rumah setelah berdinas hanya karena khawatir keluarga akan terpapar virus itu. “Di kami belum ada kasus yang memaksa kita sebegitu khawatir. Maka, saya pribadi, memilih mandi dan ganti baju dulu baru pulang ke rumah. Setiap hari begitu,” pungkasnya.

|KCM

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Murid Jatuh Menyeberang Rakit, Disdik Aceh Utara ; Berlakukan Kurikulum Darurat, Keselamatan Murid Paling Utama

LHOKSUKON– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh memberlakukan kurikulum darurat untuk sekolah…

4 hours ago

Bupati Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

ACEH TIMUR — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi…

5 hours ago

Menempati Hunian Alakadar di Aceh Utara…

LHOKSUKON – Sejumlah penyintas banjir duduk di dalam hunian sementara (Huntara) di Desa Matang Bayu,…

11 hours ago

Para Kepala Desa Desak Pembangunan Huntap di Aceh Utara

Keuchik (Kepala Desa) Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Mansur, mendesak pemerintah…

1 day ago

PNL Perluas Kemitraan Internasional melalui Kolaborasi Strategis dengan Industri dan Institusi Pendidikan di Malaysia

MALAYSIA - Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) terus memperkuat peran strategisnya dalam pengembangan pendidikan tinggi vokasi…

1 day ago

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Pasar Murah untuk 1.000 Warga di Padang

Padang– Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung…

3 days ago

This website uses cookies.