Categories: Edukasi

Pemerintah Aceh Fasilitasi Konfrensi BEM Fisip Se-Sumatera

Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Staf Ahli Gubernur Aceh, Mahyuzar, mengapresiasi kegiatan konferensi BEM Fisip seluruh Sumatera ke-III yang digelar oleh BEM Fisip Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) di Aceh. Ia berharap, pertemuan mahasiswa seluruh Sumatera itu dapat mewujudkan aksi nyata dalam mengawal demokrasi di negeri ini.

Sebelumnya, panitia BEM Fisip se Sumatera telah beraudiensi dengan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, pada Kamis, (23/1). Audiensi itu menghasilkan sejumlah dukungan dari pemerintah Aceh untuk memfasilitasi penyelenggaraan BEM Fisip se Sumatera. Dukungan tersebut diberikan melalui sejumlah SKPA terkait.

Hal tersebut disampaikan Mahyuzar saat memberi sambutan mewakili Plt Gubernur Aceh pada pembukaan konferensi BEM Fisip Sumatera, di AAC Dayan Dawood Unsyiah, Kamis (13/2).

“Sebagaimana informasi yang disampaikan kepada kami, konferensi BEM Fisip se-Sumatera ini tidak hanya diisi dengan diskusi membahas isu-isu dinamika sosial dan politik negeri ini. Tapi ada juga kegiatan yang lebih menarik lagi, yakni kompetisi debat antar mahasiswa membahas tema-tema yang tentu saja menarik untuk kita simak bersama,”kata Mahyuzar.

Menurut Mahyuzar, kemampuan debat merupakan hal yang wajib dikuasai oleh
mahasiswa ilmu sosial dan politik. Dari kegiatan debat, kata dia, mahasiswa akan terlatih untuk lebih teliti dalam membaca, komunikatif dalam berbicara, dan lebih akurat dalam menganalisa masalah.

“Jika tiga keahlian ini dapat dikuasai, maka aksi dan tindakan di lapangan tentu akan lebih efektif dan bermakna,” ujar Staf Ahli Gubernur Aceh itu.

Mahyuzar mengatakan, kegiatan debat tidak hanya bermanfaat bagi peserta debat, tapi juga bermanfaat meningkatkan wawasan mereka yang mendengarkannya. Dengan mengikuti debat ilmiah, kata dia, seseorang dapat meningkatkan kemampuan problem – solving, kognitif dan skill presentasinya.

“Paling tidak, melalui aktivitas debat mahasiswa akan terdorong untuk mengembangkan kekuatan penggalangan argumen rasional, sehingga ia mampu mengorganisir dan menyajikan informasi yang menarik dan masuk akal,” kata Mahyuzar.

Konferensi BEM Fisip se Sumatera itu akan berlangsung selama empat hari, 13-16 Februari 2020. Ada sejumlah agenda dalam konferensi tersebut, di antaranya, seminar nasional, debat ilmiah dan pembahasan AD ART BEM Fisip se Sumatera.

Ikut hadir dalam pembukaan konferensi itu, antara lain, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Hendra Budian dan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD ) RI asal Aceh, Fadhil Rahmi.

|RIL

Bagikan Postingan
Redaksi

Dapatkan berita terbaru dari Bakata.id dengan berlangganan notifikasi portal berita ini.

Recent Posts

Realisasi Tambahan TKD Lhokseumawe Baru Rp 34 M dari Rp 124 M

KOTA LHOKSEUMAWE – Kota Lhokseumawe mencatat total tambahan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp124,97 miliar berdasarkan realisasi per 24 September…

10 hours ago

Bupati Aceh Timur Tambah Anggaran Rp 1 Miliar, Pengaspalan Jalan Kota Idi Tahap Dua Dilaksanakan Akhir Tahun

Aceh Timur,IDI –Kabar baik bagi masyarakat Kota Idi. Setelah tahap pertama pengaspalan Jalan Kota Idi…

10 hours ago

Rangkaian Pertamina SMEXPO 2026 Resmi Dimulai

Pekanbaru, 25 September 2026 - PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Downstream - PT Pertamina Patra…

1 day ago

Pupuk Indonesia Perkuat Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Perikanan di Pangkep

Pangkep – PT Pupuk Indonesia (Persero) terus memperkuat penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor perikanan di…

1 day ago

Menikmati Tapanuli dari Balkon Kamar, Konsep “Cool Escape” Queen Parrona Hotel by Sativa

Siborongborong — Menikmati keindahan Tapanuli tidak selalu harus dilakukan dengan mengunjungi berbagai destinasi wisata. Bagi…

3 days ago

Hoax Terbantahkan! Bupati Al-Farlaky Ternyata Selalu Temui Pendemo, Bahkan Video Call Saat di Luar Daerah

Aceh Timur–Beredar isu Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menghindari pendemo adalah hoax dan tidak…

3 days ago

This website uses cookies.