LHOKSUKON- Polres Aceh Utara dan jajarannya melakukan penanaman bibit pohon aneka jenis berjumlah ribuan batang, kegiatan penghijauan ini berlangsung secara serentak di seluruh aceh, Selasa (14/1/2020).
Di Mapolres Aceh Utara sendiri, penanaman pohon dilakukan secara simbolis oleh Kapolres Aceh Utara, pejabat utama Polres dan Bhayangkari, perwakilan dari Pemkab Aceh Utara serta Dandim 0103/AU.
Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin, S.I.K mengatakan kegiatan penghijauan yang dilakukan merupakan instruksi langsung dari Kapolri.
“Tujuannya sebagai upaya Polri ikut berpartisipasi untuk mencegah bencana alam seperti banjir, tanah longsor serta mengurangi polusi udara sehingga memberikan efek positif bagi masyarakat dan lingkungan hidup,” ujarnya.
Ini merupakan salah satu aksi konkrit dan upaya nyata yang dilakukan secara serentak dan berkesinambungan diseluruh indonesia khususnya diwilkum Polres Aceh Utara untuk memulihkan kondisi alam yang tandus dan kering sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk menanam pohon dan merawatnya.
“Pohon yang ditanam di wilayah Polres Aceh Utara pada hari ini berjumlah 1465 batang pohon aneka jenis seperti Mangga, Jambu, Asam Jawa, Nangka, pete dan jengkol dan banyak lagi.” ujar AKBP Ian.
Tidak asal tanam dan dibiarkan mati, Kapolres mengatakan pohon yang ditanam nantinya wajib dipelira dan tumbuh subur.
“Selain untuk penghijauan dilingkungan Mako Polres, Asrama Polri, Mako Polsek, tanah dan lahan milik Polri, kita juga lakukan penghijauan dilingkungan masyarakat, sejatinya kita turut memelihara lingkungan sebagai bagian dari ibadah dan sebuah langkah awal membangun kehidupan,” pungkasnya.
|RIL
ACEH TIMUR — Dokumen keputusan Bupati Aceh Timur yang diterbitkan pada Juni 2016 mencatat PT…
Banda Aceh – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Sales Area Retail Aceh bersama dengan…
Medan – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Panglima Komando Daerah…
Jakarta– PT Pupuk Indonesia (Persero) berkolaborasi dengan Perkumpulan Istri Karyawan Pupuk Indonesia (PIKA PI) Group…
Menjadi seorang engineer tidak cukup hanya memahami teori dan hitungan, seperti halnya di bangku kuliah.…
Nurlaila ibu dari Muhammad Rasya Fadhilla (19) tarunaPoliteknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh tak bisa menyembunyikan…
This website uses cookies.