ACEH UTARA– Tim Search and Rescue (SAR) gabungan akhirnya menemukan jasad Saidul Akbar (16) siswa kelas 2, SMAN 5 Lhokseumawe, Minggu (30/11/2019).
Sebelumnya, Saidul dilaporkan tenggelam di obyek wisata Pantai Ujong Bate, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, 26 November 2019 lalu. Saat itu, dia berenang bersama tiga temannya. Namun terbawa ombak dan tenggelam di kawasan obyek wisata tersebut.
Ketua SAR Aceh Utara, Hasbullah Ali, menyebutkan, jasad Saidul ditemukan nelayan sekitar satu mil dari lokasi jatuh. Sebelumnya, enam hari tim gabungan mencari jasad tersebut dengan luas 7 mil dari lokasi korban tenggelam pertama kali.
“Sekitar jam 05.30 WIB tadi kita menerima informasi dari nelayan bahwa ada temuan jasad. Kita langsung datang ke perairan yang dilaporkan nelayan tersebut. setelah itu langsung dievakuasi ke darat,” katanya.
Jasad warga Desa Blang Seunong, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara itu disambut haru oleh sang ibu, Zainabon. Selama enam hari, Zainabon menunggu jenazah putranya di bibir pantai. Dia tidak pulang ke rumah dan berteduh di tenda yang dibangun tim gabungan.
Setelah itu, jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Cut Meutia,Aceh Utara untuk divisum.
“Sekarang jasadnya sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan. Kami imbau, warga yang bermain di lokasi wisata Ujong Bate berhati-hati jika tak bisa berenang. Di sana ombak sering besar,” pungkasnya. |KC
LHOKSUKON- Sebuah video berisi keluhan guru tentang jembatan sepanjang tujuh meter di Desa Riseh Tunong,…
LHOKSEUMAWE| Puluhan mahasiswa dari Universitas Malikussaleh (Unimal) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh mendemo Wali Kota…
Jakarta– PT Pupuk Indonesia (Persero) mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional melalui penyediaan pupuk yang…
LHOKSUKON Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh melansir sejumlah bangunan rusak…
Lhokseumawe — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar kegiatan bertema “Green Disaster…
BANDA ACEH - Minat pelaku budaya untuk mengakses Dana IndonesiaRaya terus membeludak. Pendanaan ini tak…
This website uses cookies.